Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Aspresiasi kepada PJ Wali Kota ,, TKK dipastikan mendapat THR

Bekasi, Journalnasional.com –Pemerintah Kota Bekasi dipastikan akan memberikan THR bagi Tenaga Kerja Kontrak (TKK) atau pegawai non ASN. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Faisal, Jumat (29/3/2024).
Faisal membeberkan, Pj Walikota Bekasi akan mengeluarkan kebijakan memberikan THR untuk kesejahteraan TKK Kota Bekasi.“THR untuk teman-teman TKK akan cair secepatnya,” ucapnya.
Akan tetapi, kata dia, THR yang akan diterima oleh teman-teman TKK ialah uang apresiasi sebagai pengabdian kepada Pemerintah Kota Bekasi. Pj Wali Kota juga telah telah menemukan kajiannya terkait hal tersebut.“Saya selaku Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi berterimakasih kepada PJ.Walikota yang berhasil menemukan kajian untuk kesejahteraan TKK diruang lingkup Pemerintah Kota Bekasi,’ ujarnya.
Masih kata Faisal, Diskusi yang telah dijalankan Komisi I dengan Pemerintah akhirnya tidak sia-sia. Hal Ini menjadi salah satu apresiasi besar untuk Pj Walikota Bekasi yang berhasil memberikan perhatian yang lebih kepada teman-teman TKK.“Tidak ada yang tidak mungkin untuk bisa mengeluarkan kebijakan Kepala Daerah demi kesejahteraan TKK.
Mereka salah satu garda terdepan dalam memberikan pelayanan. Maka dari itu penting bagi kita semua memikirkan kesejahteraannya,” tandasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi akan mempelajari landasan aturan regulasinya seperti apa terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK).
Demikian yang disampaikan Penjabat (Pj) Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad seusai memimpin apel pagi di Plaza Pemkot, Senin (25/03/24).
Menurutnya, pemerintah Kota Bekasi intinya berkomitmen ingin memberikan THR kepada pegawai TKK.
Karena menurut Gani, Peraturan Pemerintah (PP) yang diterbitkan ini tidak secara langsung disebutkan bahwa TKK Pemkot dapat THR, melainkan TKK yang di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dapat THR.“Kami akan mendalami hal tersebut, prinsipnya, sebagai pimpinan daerah saya ingin sekali memberikan THR pada kawan kawan TKK,” ucap Gani.
dikutip dari : Bekasi satu . Co .id
( Red //Toho )

Pemkab Lutim Dampingi Pansus DPRD Kunker di Kabupaten Maros Terkait Perda KLA

Lutim, Journalnasional.com- Dalam rangka memperdalam pemahaman terkait Peraturan Daerah Kabupaten Layak Anak (KLA), maka Pansus (Panitia Khusus) DPRD Luwu Timur bersama Pemkab Lutim melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (P3A-Dalduk) Kabupaten Maros, Kamis (28/03/2024).

Kunker kali ini membahas banyak hal termasuk salah satunya bagaimana pengembangan dari Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Layak Anak (KLA) yang sudah ada di Kabupaten Maros telah dijalankan, dan strategi seperti apa yang telah dilakukan Maros sehingga bisa meraih penghargaan KLA predikat Nindya.

Rombongan Pansus DPRD dan Pemkab Lutim dipimpin oleh Ketua Pansus, Tugiat, S.Ag, dan beberapa Anggota DPRD Lutim, didampingi Kepala Dinas Kominfo-SP Lutim, H. Hamris Darwis, perwakilan OPD yang termasuk dalam Gugus Tugas KLA, disambut Sekretaris Dinas P3A-Dalduk Maros, Hj. Muslimah Mustafa, ST., M.Si., didampingi beberapa Kepala Bidang, kepala UPT PPA, NGO dan stafnya.

Ketua Pansus DPRD Lutim, Tugiat berharap kunjungan kerja ini bernuansa ibadah karena pada dasarnya kita sedang memikirkan agar anak-anak yang merupakan generasi penerus mendapatkan perlindungan dan kemudian bagaimana menciptakan generasi menjadi anak-anak yang kuat, sehat, cerdas dan membanggakan bagi nusa, bangsa dan agama.

“Tujuan kami kesini ialah untuk belajar, karena tentunya ingin bagaimana agar Kabupaten Luwu Timur bisa betul-betul memberikan perlindungan untuk anak generasi kita,” imbuhnya.

“Kita senantiasa memahami bahwa anak-anak adalah aset bangsa yang tidak ternilai, bahkan di dalam Al-Qur’an kalau diperhatikan banyak ayat yang mengisyaratkan kepada kita bahwa orang-orang yang meninggalkan mereka dibelakang nanti generasi yang lemah,” ujarnya menambahkan.

Oleh karena itu, kata Tugiat, maka perlu sekali mendapatkan perhatian yang luar biasa dari pemerintah daerah. Ia berharap dengan berusaha mewujudkan dan menetapkan Perda Kabupaten Layak Anak ini, bisa betul-betul memberikan perlindungan kepada anak-anak, baik itu dari segi pendidikannya maupun kesehatannya.

“Jadi kami ingin belajar lebih banyak, apa yang harus kami lakukan, sehingga dalam waktu dekat, mudah-mudahan sudah bisa ditetapkan, dan mudah-mudahan bisa dilanjutkan dengan bagaimana nanti pihak eksekutif menetapkannnya dengan peraturan bupati sehingga menjadi payung hukum dalam rangka melakukan usaha-usaha perlindungan kepada anak kita,” terang Tugiat.

Sekretaria P3A Dalduk Maros, Hj. Muslimah dalam kata penyambutannya mengungkapkan bahwa, sejak Tahun 2017 Kabupaten Maros telah memiliki Perda KLA dan pada tahun 2019 telah menetapkan juga Perda Sistem Perlindungan Anak.

Ia menjelaskan, untuk kelancaran penginputan KLA Maros, pihaknya mempunyai tim intern dari dinas, dan ada satgas lingkup kabupaten yang pembinanya langsung bapak Bupati.

“Kami disini telah mempunyai schedule tahapan-tahapan penginputannya, agar dalam pelaksanaanya bisa tepat waktu dan memenuhi standar data-data yang memang dibutuhkan dalam penilaian KLA,” ungkapnya.

“Jadi saat ini, tahapan yang sedang dilaksanakan ialah coaching, beberapa OPD terkait kami undang untuk memasukkan data-data yang terkait KLA dan melengkapi semua data-data KLA mereka,” terang Sekdia P3A Dalduk Maros.

Selanjutnya dalam kunjungan kerja tersebut, Tim Pansus DPRD dan Pemkab Luwu Timur diberikan penjelasan mendalam terkait substansi dan implementasi Peraturan Daerah yang berlaku di Kabupaten Maros, khususnya terkait isu-isu yang menjadi fokus Pansus. Diskusi intensif juga dilakukan untuk memahami konteks, proses pembuatan, serta dampak dari peraturan-peraturan tersebut. //rhj/ikp-humas/kominfo-sp// Tayo

Pemerintah Kab.Luwu Timur Lakukan Gerakan Pangan Murah

Tomoni, Journalnasional.com –Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Menyelenggarakan Gerakan Pangan Pasar Murah di Halaman Lapangan Kecamatan Tomoni,Selasa 26 Maret 2024.

Antrian Panjang Masyarakat dari Berbagai Desa, Seperti Masyarakat Desa Rante Mario, Desa Kalpataru, Desa Sumber Alam, Desa Mandiri, Desa Beringin, Desa Mulyasri, Desa Bangun Jaya, Desa lestari, Desa Bayondo, Desa Tadulako, Bangun Karya dan Masyarakat Kelurahan Tomoni. Tampak Masyarakat Sangat Antusias Membeli Beberapa Kebutuhan Pokok. Seperti Beras, Gula dan Terigu.

Kegiatan Pasar Murah Tersebut di Selenggarakan Oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur. 

Acara Kegiatan Pasar Murah Tersebut diMulai Dari Jam 9  Pagi- Sampai Selesai. Dengan Berjalan Sangat Tertib dan Kondusif. // Tayo

Tomoni Trail Comunity (TOTRAC) Berbagi Takjil


Tomoni, Journalnasional.com – Tomoni Trail Comunity (Totrac) Berbagi Takjil, Minggu Sore, 24 Maret 2024.

Puluhan Bapak- Bapak dan Ibu- ibu Yang Tergabung Dari  Tomoni Trail Comunity (TOTRAC) Berbagi Takjil ke pada Pengendara Roda  Empat,  Pengendara Roda Dua, Bahkan Para Pejalan Kaki.

Di Tempa Hujan Turun Deras, Acara Kegiatan Berbagi Takjil Tetap  Berjalan. Berbagi Takjil Berlangsung  dipinggir Jalan Poros Trans Sulawesi, Depan Taman Kecamatan Tomoni,  Minggu Sore Tanggal 24 Maret.

Sementara Berbagi Takjil, Komunitas Trail Tomoni ( TOTRAC). Mem-berdayakan Para Pedagang Pinggir Jalan Dengan Membeli Aneka Jenis Minuman, Untuk dibagikan Kepada Pengedara Roda Dua, Roda Empat, dan Pejalan Kaki.

“Kegiatan Berbagi Takjil di Bulan Puasa Sudah Berjalan Beberapa Tahun. Bahkan, Kegiatan Berbagi Takjil Akan Berjalan Terus, ke Tahun- Tahun Kedepan “Tutur Anggota  Tomoni Trail ( TOTRAC ). //  Tayo

 

Bupati dan Wabup Lutim Serahkan Berbagai Bantuan Saat Safari Ramadhan di Mangkutana

Luwu Timur, Journalnasional.com –Bupati Luwu Timur, H. Budiman didampingi Wakil Bupati, Mohammad Akbar Andi Leluasa menyerahkan berbagai bantuan rumah ibadah dan bantuan dari Baznas Lutim.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukannya saat melakukan Safari Ramadhan hari kedua yang dipusatkan di Halaman Mesjid Nurul Yaqin, Kecamatan Mangkutana, Sabtu (23/03/2024), yang juga dirangkaikan dengan Launching Link dan Barcode Mudik Gratis Pulang Pergi untuk masyarakat Luwu Timur.

Bantuan tersebut berupa, Pembangunan Masjid Ibnu Thaimiah Desa Margolembo senilai Rp. 100 juta, pembangunan Masjid Abu Bakar Ash Siddiq senilai Rp. 250 juta, pembangunan Gereja Elim Maluru senilai Rp. 50 juta, dan bantuan Baznas kepada 34 Imam Masjid se Kecamatan Mangkutana.

Bupati Budiman menjelaskan bahwa, tujuan safari Ramadhan ini tidak hanya berbicara tentang kebijakan pemerintah, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antar pemerintah dan masyarakat.

“Bumi Batara Guru ini berdiri kokoh dan berhasil meraih penghargaan di ajang bergengsi sebagai daerah yang pendapatannya tertinggi di Sulawesi Selatan. Ini berkat kerjasama kita semua dalam mewujudkan visi misi kita bersama,” ujarnya.

“Kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun sebagai salah satu wujud kita bersama bagaimana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat Luwu Timur, karena kolaborasi yang baik akan mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan lebih maju berlandas nilai agama dan budaya,” terang Bupati Budiman.

Terkait program mudik gratis, Bupati Luwu Timur mengungkapkan, hal ini dilakukan dalam rangka menyambut Libur Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melauching link dan barcode mudik pulang pergi Gratis khusus masyarakat Luwu Timur.

“Hari Raya Idul Fitri adalah momentum untuk berkumpul dengan keluarga tercinta dirumah dan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Luwu Timur yang sedang kuliah, bersekolah, ataupun bekerja di Kota Makassar dan sekitarnya, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyediakan layanan Mudik Gratis bagi masyarakat yang akan Mudik dan Balik dari Makassar ke Luwu Timur begitupun sebaliknya,” kata H. Budiman.

Mudik Gratis ini, lanjut Bupati, dimaksudkan untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas dengan menyediakan transportasi massal. Selain itu, juga bertujuan untuk meringankan beban masyarakat saat mudik Hari Lebaran.

“Jumlah kuota yang disediakan masing-masing sebanyak 420 seat untuk Mudik pada tanggal 7 dan 8 April 2024 dan 420 seat untuk Balik pada tanggal 15 April 2024, sehingga total Jumlah seat yang digunakan direncanakan sebanyak 840 seat,” tandas Budiman.

Turut hadir, Perwakilan Unsur Forkopimda Lutim, Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty beserta jajarannya, Kepala Kementrian Agama Lutim, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD, Camat Mangkutana dan Kepala Desa se Kecamatan Mangkutana, Ketua Baznas Lutim serta masyarakat penerima Bantuan. /res/ikp-humas/kominfo-sp// Yosep

Sidak di Pasar Kawarasan, Tim Pengawasan Lutim Temukan Kosmetik Tanpa BPOM

Journalnasional .com, Lutim -Hari keempat Tim Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Luwu Timur menemukan banyaknya kosmetik ilegal atau tidak memiliki ijin edar (BPOM) di Pasar Kawarasan, Kecamatan Tomoni, Kamis (21/03/2024).

Sekretaris Disdagkop-UKMP, Andi Polewija berpesan kepada para pedagang untuk tidak menjual barang dagangan yang tidak memiliki ijin edar (BPOM).

“Menjaga dan melindungi masyarakat Luwu Timur merupakan tanggung jawab kita bersama, maka dari itu, saya berterima kasih kepada para tim pengawasan obat dan makanan yang tetap semangat dan sangat teliti dalam melakukan tugasnya di lapangan,” kata Andi Polewija.

“Saya mengimbau kepada para pedagang untuk tidak nekat menjual obat maupun makanan yang tanpa ijin edar (BPOM) maupun makanan yang sudah kadaluarsa. Karena hal tersebut dapat menimbulkan kerugian baik itu materi maupun untuk kesehatan bagi masyarakat,” kata Andi Polewija.

Saat penyusuran di pasar Kawarasan Kecamatan Tomoni, Koordinator tim pasar, Fitriani mengungkapkan bahwa, timnya menemukan banyaknya kosmetik ilegal yang ditimbun oleh pedagang.

“Saat melakukan edukasi, para pedagang mengatakan produk kosmetik yang dijual aman tetapi saat melakukan pengawasan dan pengecekan ulang dalam kios pasar terdapat banyak kosmetik yang tidak memiliki ijin edar (BPOM),” ungkap Fitriani.

“Masih kurangnya kesadaran pedagang akan bahayanya kandungan kosmetik tanpa BPOM membuat kami memberikan efek jera dengan mengamankan barang tersebut secara sukarela dari pedagang oleh tim pengawas,” tambahnya.

Adapun titik lokus tiga tim pengawasan yang dilakukan tersebar dibeberapa tempat yakni ; ritel, kios/toko grosir dan eceran. Hal ini dilakukan untuk mengefektifkan proses pengawasan obat dan makanan di Kecamatan Tomoni.

Turut hadir dalam pengawasan, Dinas Kesehatan, Disdagkop-UKMP, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), DMTPSP, Bapelitbangda, Diskominfo-SP, dan Satpol-PP. (res/ikp-humas/kominfo-sp)