Sidak di Pasar Kawarasan, Tim Pengawasan Lutim Temukan Kosmetik Tanpa BPOM

Journalnasional .com, Lutim -Hari keempat Tim Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Luwu Timur menemukan banyaknya kosmetik ilegal atau tidak memiliki ijin edar (BPOM) di Pasar Kawarasan, Kecamatan Tomoni, Kamis (21/03/2024).

Sekretaris Disdagkop-UKMP, Andi Polewija berpesan kepada para pedagang untuk tidak menjual barang dagangan yang tidak memiliki ijin edar (BPOM).

“Menjaga dan melindungi masyarakat Luwu Timur merupakan tanggung jawab kita bersama, maka dari itu, saya berterima kasih kepada para tim pengawasan obat dan makanan yang tetap semangat dan sangat teliti dalam melakukan tugasnya di lapangan,” kata Andi Polewija.

“Saya mengimbau kepada para pedagang untuk tidak nekat menjual obat maupun makanan yang tanpa ijin edar (BPOM) maupun makanan yang sudah kadaluarsa. Karena hal tersebut dapat menimbulkan kerugian baik itu materi maupun untuk kesehatan bagi masyarakat,” kata Andi Polewija.

Saat penyusuran di pasar Kawarasan Kecamatan Tomoni, Koordinator tim pasar, Fitriani mengungkapkan bahwa, timnya menemukan banyaknya kosmetik ilegal yang ditimbun oleh pedagang.

“Saat melakukan edukasi, para pedagang mengatakan produk kosmetik yang dijual aman tetapi saat melakukan pengawasan dan pengecekan ulang dalam kios pasar terdapat banyak kosmetik yang tidak memiliki ijin edar (BPOM),” ungkap Fitriani.

“Masih kurangnya kesadaran pedagang akan bahayanya kandungan kosmetik tanpa BPOM membuat kami memberikan efek jera dengan mengamankan barang tersebut secara sukarela dari pedagang oleh tim pengawas,” tambahnya.

Adapun titik lokus tiga tim pengawasan yang dilakukan tersebar dibeberapa tempat yakni ; ritel, kios/toko grosir dan eceran. Hal ini dilakukan untuk mengefektifkan proses pengawasan obat dan makanan di Kecamatan Tomoni.

Turut hadir dalam pengawasan, Dinas Kesehatan, Disdagkop-UKMP, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), DMTPSP, Bapelitbangda, Diskominfo-SP, dan Satpol-PP. (res/ikp-humas/kominfo-sp)

Buka Orientasi PPPK, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Pesan: “Berikan Layanan yang Optimal, Prima, dan Berkualitas Demi Kepuasaan Masyarakat”

Kota Bekasi, Journalnasional.com – Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad, membuka dan memulai Orientasi untuk para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi secara online melalui Zoomeeting pada Rabu (20/03) yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
Adapun jumlah total PPPK yang mengikuti orientasi adalah 1.813 peserta dengan rincian Tenaga Pendidik sebanyak 1.298 orang, Tenaga Kesehatan sebanyak 283 orang, Tenaga Pemadam Kebakaran sebanyak 230 orang, Tenaga Penyuluh Pertanian sebanyak 2 orang.
Pembukaan orientasi tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari yang sekaligus memberikan beberapa pesan kepada para peserta Orientasi terkait Penyelenggaraan Pemerintahan yang baik.
“ASN dalam hal ini PPPK, harus bisa menghasilkan kinerja yang mendukung pencapaian tujuan organisasi, mau terus belajar dan mengembangkan kompetensi untuk mendukung pelaksanaan strategi organisasi, memiliki perilaku sesuai dengan budaya organisasi serta memiliki motivasi, kreativitas, dedikasi, dan juga komitmen yang tinggi untuk bekerja melayani masyarakat,” ujar Kepala BPSDM Prov Jabar.
Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad menyambut baik kehadiran PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Menurutnya, PPPK berperan besar dalam memberi pelayanan kepada masyarakat agar berjalan lebih maksimal dengan berpegang teguh kepada asas _core values_ ASN BerAKHLAK.
“Sesuai arahan Kemenpan RB, semua Pegawai Pemerintah, tidak terkecuali PPPK, musti bisa menerapkan _Core Values_ BerAKHLAK dalam bekerja, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, sehingga mampu membentuk Pegawai yang adaptif dan dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi serta mampu memberikan layanan yang optimal, prima, dan berkualitas demi kepuasan masyarakat, dengan terus bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan,” ucap Gani Muhamad dalam sambutannya.
Terakhir seraya memberikan selamat, Gani Muhamad pun berpesan, “selamat atas terpilihnya Bapak/Ibu sebagai PPPK di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Bapak/Ibu harus bisa terus berinovasi dan mengembangkan kemampuan diri guna meningkatkan kinerja, sehingga semakin mampu membentuk diri sebagai pegawai yang terdepan, serta mampu untuk berperan serta dalam membangun Kota Bekasi terutama dalam mengembangkan pelaksanaan pelayanan publik yang prima,” tutup Gani.
(wan)/(red. Toho)
Adv/Humas Kota Bekasi.

Hari Pertama, TimTerpadu Pengawasan Obat Dan Makanan Sasar Pasar Tomtim

Luwu Timur, Journalnasional.com – Hari pertama, Tim Terpadu Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menyasar pasar Tomoni Timur (Tomtim), Senin (18/03/2024).

Kegiatan ini dilakukan guna untuk mengantisipasi adanya barang-barang kadaluarsa yang beredar dipasar, toko, kios maupun ritel modern pada saat bulan suci ramadhan dan menjelang hari raya idhul fitri.
Adapun yang ikut serta dalam pengawasan, terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Bapelitbagda, Diskoperindag, Diskominfo-SP, DPMPTSP dan Satpol PP.
Koordinator Tim Pangan dan Kosmetik, Firtriani mengatakan bahwa, pihak dari pengawas obat dan makanan Lutim akan melakukan edukasi terhadap barang-barang yang tidak layak jual atau tidak memiliki ijin edar (BPOM).
“Tujuan kami hanya ingin melakukan pengecekan kadaluarsa, bukan untuk merugikan jualannya tetapi kami ingin memberikan pengertian tentang bahaya kosmetik ataupun makanan yang tidak seharusnya diperjual belikan,” ucap Fitriani.
Sementara dari Tim Koordinator Obat dan Ritel modern, Tanty bersama tim, menyasar toko atau kios disekitar Tomtim menemukan sejumlah produk yang sudah expired, dan menghimbau kepada pemilik toko agar produk-produk yang telah kadaluarsa sebaiknya direturn atau segera dimusnahkan.
“Saya berharap agar produk-produk yang telah expired ini, untuk tidak lagi dipajang dan diperjual belikan”, tutup Tanty.
Tidak hanya itu, tim terpadu juga membantu memilah barang-barang yang akan di return oleh para pemilik toko tersebut.
Adapun Jenis makanan dan minuman serta kosmetik yang ditemukan di toko-toko kecamatan Tomtim yakni berupa mie instan, roti, susu sachet, permen, agar-agar, soda kue, snack-snack, bumbu dapur, liptint, handbody dan bedak racikan. (mil/ikp-humas/kominfo-sp// Yosep

Antisipasi Lonjakan Kasus DBD, Dinkes Kota Bekasi Imbau Warga Lakukan PSN di Rumah

Bekasi Kota, Journalnasional.com -Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang di lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menyampaikan imbauan pemberantasan sarang nyamuk bagi masyarakat ini agar terus dimasifkan mengingat bahayanya penyakit ini. Selain lingkungan rumah, PSN juga baiknya dapat dilakukan di lingkungan sekolah tempat anak didik belajar.
“Bidang P2P Dinkes Kota Bekasi mencatat kasus DBD Januari hingga 15 Maret 2024 sebanyak 441  orang dengan 4 kasus kematian. Kasus terbanyak berada di Kecamatan Jati Asih dengan 117 kasus dan dua kematian, kasus kedua terbanyak di kecamatan Bantargebang dengan 60 kasus dan nol kematian,” ucapnya.
Adapun jumlah 4 orang meninggal karena kasus DBD hingga Maret 2024 ini  terdiri dari dua di kecamatan Jati Asih, Satu orang di Jatisampurna dan satu orang di Bekasi Selatan.
Lebih lanjut ia menyampaikan data kasus DBD untuk bulan Maret 2024 sebanyak 111 kasus. Data kasus DBD per usia terbanyak diusia 15-44 tahun dengan 53 kasus dan 5-14 tahun dengan 44 kasus. Sedangkan data kasus per jenis kelamin  dengan 73 laki-laki dan 38 perempuan.
Tanti Rohilawati menyampaikan pihaknya selalu bersiaga terhadap kasus DBD maupun penyakit lainnya yang terjadi dengan menyiapkan fasilitas pendukung di puskesmas dan tenaga kesehatan yang ada.
“Kita juga telah menyampaikan surat Kesiapsiagaan Mengantisipasi Penyakit di Musim Hujan dan Banjir Nomor : 443/253/Dinkes,” ucapnya.
Upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bekasi
1) Whatsapp Grup Puskesmas dan Rumah Sakit untuk mempercepat koordinasi dan pelaporan kasus
2) Whatsapp Grup perwakilan Kader Jumantik se Kota Bekasi, untuk menggerakkan kader-kader Jumantik supaya lebih giat dalam membantu penanggulangan kasus DBD
3) Pemberian Larvasida untuk tiap Puskesmas se-Kota Bekasi supaya bisa menekan jentik nyamuk Aedes
4) On air radio tentang himbauan DBD
5) Monitoring Tim DBD ke 12 Kecamatan se-Kota Bekasi
6) Kegiatan bersama BBTKLP – Kemenkes pada survey perilaku vektor DBD di Kota Bekasi (tahun 2022)
7) Kegiatan bersama BBTKLP vektor DBD di Kota Bekasi Kemenkes pada surveilans resistensi Insekstisida terhadap Vektor DBD di Kota Bekasi (2022)
8) Evaluasi layanan KDRS DBD bagi RS se-Kota Bekasi (2022)
9) Peningkatan kapasitas tata laksana fogging nyamuk Aedes Aegypty bagi petugas fogging Puskesmas (2022
10) Diseminasi P2 Vektor DBD Dan Zoonosis Bagi Kecamatan Kelurahan, TP PKK dan Puskesmas (2022)
11) Pemantauan pencatatan dan pelaporan vektor dengan aplikasi Silantor (2023)
12) Pendampingan dan pemberdayaan kader kelurahan dalam pengendalian vektor terpadu (2022)
13) Koordinasi dan optimalisasi penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi. (2023)
14). Deteksi dini infeksi dengue(demam berdarah) dengan test cepat Rapid DBD Combo sehingga bila positif pasien segera dirujuk ke RS untuk mendapatkan perawatan. (2018 s.d. sekarang )
(goeng)/(red Journalnasional.com)
Sumber: Dinas Kesehatan Kota Bekasi.
Adv/Humas Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi Berikan Himbauan dan Lakukan Pembinaan Kepada Pelaku Usaha Selama Bulan Suci Ramadhan.

KOTA BEKASI, Journalnasional.com – Pemerintah Kota Bekasi Bersama TNI dan Polri lakukan pembinaan kepada Pelaku Usaha selama bulan Suci Ramadhan. Hal ini dilakukan Untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta menindaklanjuti Maklumat Bersama PJ Wali Kota Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota dan Dandim 0507/Bekasi Nomor 400.8/1979-SETDA.Kessos, Nomor H/03/III/2024/RESTRO BEKASI KOTA, Nomor B/262/III/2024.
Satpol PP dan Camat melakukan pengawasan dengan menyampaikan Maklumat Ramadhan kepada para pelaku usaha di wilayah  agar para pelaku usaha mentaati dan menjalankan Maklumat tersebut.
Kegiatan Pengawasan Kecamatan Bekasi Selatan yang dilaksanakan Sabtu 16 Maret 2024 diikuti 65 orang personel yang diawali dengan Apel di Halaman Polsek Bekasi Selatan dan dilanjutkan dengan  patroli keliling ke tempat-tempat Hiburan malam.
“Pada Jum’at lalu (15/03/23) kami  melakukan  pengawasan ke beberapa tempat,  sebagaimana arahan Pj. Wali Kota Bekasi agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan, dan  semalam  kami bersama Satpol PP,  Koramil dan Polsek Bekasi Selatan kembali lakukan pengawasan di seluruh wilayah Bekasi Selatan agar lebih maksimal lagi” ucap Karya Sukma Camat Bekasi Selatan.
Sementara itu Kasatpol PP Karto mengatakan akan terus sinergi dengan tiga pilar dalam melakukan pengawasan di Kota Bekasi.
“Selama bulan Ramadhan ini kami bersama TNI dan Polri akan terus melakukan pengawasan dan  pembinaan kepada pelaku usaha agar mentaati Maklumat Ramadhan dan turut memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan” ujar Karto.
Pemerintah Kota Bekasi terus   melakukan pengawasan menyeluruh untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelaku usaha dan masyarakat serta menghimbau kepada masyarakat agar melaporkan kepada Aparat yang berwenang apabila ada hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban dan kenyamanan. //MMS// Toho
Adv/Humas Kota Bekasi

Bupati Luwu Timur Terima Penghargaan Dari PJ. Gubernur Sulawesi Selatan

Lutim, Journalnasional.com – Bupati Luwu Timur, H. Budiman menerima penghargaan dari Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin atas kesuksesan Kabupaten Luwu Timur meraih Penghargaan Adipura Tahun 2023 kategori Kota Kecil.

Penghargaan tersebut diberikan saat Bupati mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah Melalui Dana Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2024/2025 yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jum’at (15/03/2024).

Dalam arahannya, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, menyampaikan bahwa, Rakor tersebut sesuai instruksi Presiden Joko Widodo terkait tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, yang mana akan memberikan manfaat maksimal dalam mendorong perekonomian nasional maupun daerah, menurunkan biaya logistik nasional, menghubungkan dan mengintegrasikan dengan sentra-sentra ekonomi, dan membantu pemerataan kondisi jalan secara merata.

Terkait Penyerahan Penghargaan Gubernur kepada Penerima Penghargaan Adipura Periode Tahun 2023 se-Sulsel, Pj. Gubernur Bahtiar Baharuddin menyampaikan bahwa, penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten/Kota dalam upayanya mengelola sampah, ruang terbuka hijau, dan program pelestarian lingkungan lainnya hingga tercapainya 17 penghargaan Adipura yang diterima Kabupaten/Kota di Sulsel pada Tahun 2023.

Ditemui setelah kegiatan tersebut, Bupati Budiman menyambut baik agenda Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah Melalui Dana Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2024/2025.

“Dengan adanya Dana Inpres IJD, akan memberikan peluang pembangunan yang ditujukan untuk memperbaiki jalan-jalan non-nasional yang rusak, meningkatkan stabilitas jalan daerah sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi berbagai permasalahan infrastruktur, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal terutama di Kab. Luwu Timur,” kata Budiman.

Bupati Budiman juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan Adipura yang diberikan oleh Pj. Gubernur sebagai bentuk perhatian dan motivasi untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan masyarakat terutama dalam hal pelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Terima kasih juga atas upaya masyarakat, para stakeholders atas kolaborasi dan partisipasinya bersama organisasi perangkat daerah, penggiat dan pemerhati lingkungan, unsur Forkopimda, tokoh-tokoh masyarakat, para pemuda dan organisasi lainnya sehingga kita bisa meraih prestasi ini,” jelas Budiman.

Seperti diketahui bersama bahwa, Kabupaten Luwu Timur kembali berhasil meraih Penghargaan Adipura Tahun 2023 dengan kategori Kota Kecil yang kedua kalinya secara beruntun selama kepemimpinan Bupati Luwu Timur, H. Budiman dan merupakan penghargaan yang kedelapan kalinya selama Kab. Luwu Timur terbentuk. (ul/prokopim/ikp-humas/kominfo-s// Yosep