Diduga Menyalahi Bestek Proyek Cor 1,3 Milyar Di Bekasi Dihentikan Sementara

Bekasi Kota, journalnasional com- Kegiatan cor Jalan di Kayu Ringin dengan Nilai Milyaran di Hentikan Sementara. Tutur Tegar  dan Tim nya . Selaku Peltek di Kegiatan Tersebut.

ketika di Konfirmasi Beberapa Wartawan dan LSM, Selasa 29 September 2026 di Ruang Kerja DBMSDA Kota Bekasi. Tegar, Membenarkan.

Bapak tegar dan Tim

Menurut Bapak tegar kepada Awak Media, Penghentian Proyek Cor di Jalan Kayu Ringin Bekasi Selatan  Karna, Ada Pengaduan dari Salah Satu LSM tentang  Kegiatan Proyek tersebut,  dugaan Lari dari SPEK. Maka kegiatan cor di Hentikan sementara.

Hingga Sampai Sekarang , proyek Cor jalan di Kayu Ringin  Belum Melakukan Aktifitas Pengecoran Lagi .

“Bahkan, Bapak Tegar  melalui DBMSDA Membuat Surat teguran Ke- Pemborong tersebut  Agar Memperbaiki Pekerjaan tersebut., “gumannya dengan Tegas.

Di Tempat Terpisah, Salah Satu LSM Gerbang nusatara, Mengatakan : Bongkar Proyek Cor  yang Dugaan Lari dari SPEK.

Kepada Bapak Tegar selaku Tim pengawas Kegiatan, segera Memberikan Sanksi Kepada Pihak pelaksana Kegiatan Pengecoran, tersebut. Agar, “Ada efek Jera”,  jawab  LSM  Mengakhiri// Yosep Manalu 

 

 

 

Kejagung Geledah 6 Lokasi

Journalnasional.com- Bekasi Kota – Kejagung Geledah di Enam Lokasi, kamis 17 September 2026. Ke 6 Lokasi di geledah, Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait tata kelola kerja sama operasi (Kerja Sama Operasi/KSO) antara PT Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) Kota Bekasi dan PT Pertamina EP untuk periode 2009–2024.

Informasi mengenai penggeledahan tersebut disampaikan Kejagung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna. Hingga sore hari, proses penggeledahan masih berlangsung di sejumlah lokasi.

Dalam penyidikan tersebut, Kejagung melakukan penggeledahan di enam lokasi, yakni, Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bekasi, khususnya Bagian Perekonomian Bagian Hukum Setda Kota Bekasi. Kantor PT Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) Kota Bekasi. Kantor Foster Oil & Energy Pte. Ltd. di Sampoerna Strategic, Jalan Sudirman, Jakarta. Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi. Dan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.

Penggeledahan tersebut ditujukan untuk mengumpulkan alat bukti yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam tata kelola kerja sama operasi sektor migas.

Penyidikan Kejagung berfokus pada tata kelola kerja sama antara PT Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) Kota Bekasi dan PT Pertamina EP selama periode 2009 hingga 2024.

Meski demikian, Kejagung belum membeberkan secara terperinci konstruksi perkara, bentuk dugaan penyimpangan, pihak-pihak yang berpotensi bertanggung jawab, maupun nilai kerugian negara yang mungkin ditimbulkan.

Penggeledahan merupakan bagian dari proses penyidikan untuk mencari dan mengamankan bukti yang diperlukan. Oleh karena itu, keterlibatan suatu kantor atau instansi dalam penggeledahan tidak secara otomatis membuktikan adanya kesalahan pidana dari seluruh pihak yang berada di dalamnya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa kegiatan penggeledahan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan masih berlangsung hingga sore hari.

Perkembangan lebih lanjut mengenai hasil penggeledahan, barang bukti yang diamankan, serta langkah hukum berikutnya masih menunggu keterangan resmi dari Kejaksaan Agung.

Masyarakat diharapkan memperoleh informasi berdasarkan keterangan resmi aparat penegak hukum, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah selama proses hukum berlangsung./ Yosep Manalu

Sertijab PJU dan Kapolsek di Halaman Mapolres Bekasi

Joutnalnasional.com– Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, S.I.K., memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Senin (31/8/2026) sore.

Pergantian sejumlah jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya penyegaran kepemimpinan di lingkungan Polres Metro Bekasi Kota. Rotasi diharapkan dapat memperkuat kinerja jajaran kepolisian, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Upacara sertijab dipimpin oleh AKP Jajuli selaku Komandan Upacara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota yang didampingi rohaniawan, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas.

Rotasi jabatan tersebut berdasarkan Keputusan Kapolda Metro Jaya Nomor KEP/752/VIII/2026, KEP/754/VIII/2026, dan KEP/758/VIII/2026 tanggal 13 Agustus 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda Metro Jaya.

Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian. Kompol Gefri Agitia, S.I.K., M.Si., menyerahkan jabatan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota kepada AKBP Joko Sembodo, S.E., M.M.Tr., yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Metro Depok.

Jabatan PS. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota kini diemban Kompol Verdika Bagus Prasetya, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kaurpensat Subbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya.

Sementara itu, jabatan Kasikum Polres Metro Bekasi Kota dipercayakan kepada Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bekasi Selatan.

Pada tingkat kewilayahan, AKP Rumangga Putratama Napitupulu, S.T.K., S.I.K., M.H., M.Si., dipercaya menjabat Kapolsek Bekasi Selatan. Sebelumnya, ia bertugas sebagai PS. Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Jabatan Kapolsek Rawalumbu diserahterimakan dari Kompol Akhmadi, S.H., kepada AKP Dr. Parman Gultom, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat.

Selanjutnya, AKP Dr. Wahyudi, S.H., M.H., dipercaya menjabat Kapolsek Pondok Gede setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai PS. Kapolsek Bekasi Barat. Sementara jabatan Kapolsek Bekasi Barat diisi AKP Diaman Saragih, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat PS. Kasikum Polres Metro Jakarta Barat.

Adapun jabatan Kapolsek Jatiasih diserahterimakan dari AKP Marganda Siahaan, S.H., M.H., kepada AKP Rusnawatu, S.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Cibarusah Polres Metro Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

“Kami berharap dengan adanya rotasi ini dapat menyegarkan kepemimpinan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota tetap aman dan kondusif,” ujar Putu Kholis Aryana.

Ia meminta para pejabat yang menerima amanah baru agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, memperkuat koordinasi, serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kualitas pelayanan publik menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Karena itu, setiap personel dituntut bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Jabatan adalah amanah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berikan yang terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Upacara sertijab berlangsung khidmat, tertib, dan lancar. Kegiatan turut dihadiri Wakapolres Metro Bekasi Kota, para PJU Polres, Kapolsek jajaran, Bhayangkari, serta ASN Polres Metro Bekasi Kota.

Dengan adanya rotasi tersebut, Polres Metro Bekasi Kota berkomitmen terus meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.// Yericho MMM

 

 

Pembangunan Taman di RW 19 Padurenan Mustika Jaya Sudah 55 Persen

Bekasi Kota, Journalnasional.com-
Pemerintah Kota Bekasi sedang Giat Melancarkan Kegiatan Proyek Taman diWilayah seantero Kota Bekasi.
Baru- Baru ini Kegiatan Taman di Wilayah Perumahan Grand Bekasi dijalan Apel sedang berlangsung Pembuatan kegiatan proyek Taman.
Sementara, Warga ketika Menanggapi ada Kegiatan Proyek Taman,  Menyambut dengan  Sangat Antusias Keberadaan proyek Taman di Wilayahnya tesebut
“Dengan Keberadaan Taman , Seseorang biasanya  bisa melakukan berbagai kegiatan santai dan rekreasi Serta aktifitas Senam .” tutur waga.

Bahkan, bisa Bersepeda: Berkeliling area taman menggunakan sepeda Sambil berekrekreasi . Dan Menghilangkan Rasa Penat seharian Kerja.

“Pembangunan Taman dengan Anggaran 332.002.021,00 Yang dikerjakan CV. Adhi Makmur dengan Mengunakan Anggaran PAD, Pekerjaan nya Hampir 55 Persen, “Kata Bapak Rudi dan Bapak Imam , Mengakhiri. perbincangan nya// Yosep 

 

 

Di Dinas BMSDA Bekasi Kota, Ada Pembiaran Proyek Taman Jembatan 6 Rawalumbu Tanpa Papan Nama

Bekasi kota, Journalnasional.com– Kegiatan  Proyek taman yang di Samping Jembatan 6 Rawalumbu Bekasi sudah Berjalan 1 Minggu tidak Pasang  Papan Anggaran.

Sementara Pekerja Proyek yang Tidak Mau di sebutkan Namanya, Ketika di Tanya awak Media , Mana Papan Anggaran nya dan No Hp Kontraktor nya

“Saya Tidak Tahu- Menahu, Silahkan Temui dan  bicara Sama Yang Punya kegiatan  Proyek Taman,” Tuturnya Dengan Acuh.

Bahkan, Ketika di Minta No.Hp Kontraktornya, Pekerja Proyek enggan Memberikan No.Hp Kontraktor Tersebut. Seakan -akan Merahasiakan. Ironis..!

Sementara,  Tim Pengelola Kegiatan, Kabid Pertamanan Bapak Ronald dan Ibu Lia, Ketika akan Temui Wartawan Journalnasional.com di Ruang Kantornya di. Gedung Tehnik Bersama (GTB) tidak Berada di Tempat,

Selanjutnya,  Awak Media Men,-Chate via WA, Ibu lia .Bahwa ada kegiatan Proyek Taman Tampa Pemasangan papan Anggaran  Tapi, ibu Lia tidak Respon dan Pro Aktif.

“Kemungkinan Ada tugas luar Pak,” gunan Staff,Pertamanan .pada awak Media.

Timbul Pertanyaan, Jangan Sampai Dinas BMSDA Kota Bekasi ada Pembiaran Proyek Taman dilokasi Samping Jembatan 6 Rawalumbu

Dan, Faktanya, Sampai sekarang, Berita ini Tayang,, Proyek Taman Tanpa Pemasangan Papan Nama Anggaran masih Tetap Berjalan?. Bekasiku, Oh Bekasi….// Yosep

 

 

 

 

Dinas Perkimtam dan Pertanahan Tutup Mata, Andrea Sucipto: Bekasi Darurat IPLT, Segera Bangun IPLT Dan Kantor UPTD PALD kota Bekasi

 

 

Bekasi kota, journalnasional.com-UPTD PALD Kota Bekasi yang merupakan salah satu unit operator air limbah domestik dibawah naungan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi yang mulai terbentuk pada tanggal 1 Januari 2022. Sebelumnya, BLUD UPTD PALD Kota Bekasi ini bernama Unit Pelaksana Teknis Daerah Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (UPTD IPLT) yang berada dalam naungan Dinas Kebersihan Kota Bekasi.

Dalam perbincangannya Selasa 14 Juli 2026  Kepada Media Online journalnasional.com di Halaman Parkir GTB, Kepala BLUD UPTD PALD Kota Bekasi Andrea Sucipto menjelaskan keberadaan UPTD PALD Kota Bekasi saat ini sudah diakui secara nasional dalam rangka pengolahan air limbah domestik. “Pengakuan ini berdampak positif terhadap adanya kerjasama dengan beberapa pihak perusahaan dalam mengolah air limbah domestik, nah ini menjadi citra positif bagi kinerja BLUD PALD Kota Bekasi,” katanya.

Sayangnya, hasil kinerja ini belum sebanding dengan sarana dan prasarana yang dimiliki UPTD PALD Kota Bekasi, salah satunya adalah kolam IPLT . dan Kantor UPTD yang dibongkar.

“Saat ini kami cuma memiliki satu IPLT berkapasitas 120 meter kubik, kalau pun harus kita genjot paling batas maksimalnya 400 meter kubik,”  Tutur Andrea.

“Kalau kita melihat dokumen studi kelayakan, bahwa idealnya Kota Bekasi membutuhkan IPLT yang memiliki kapasitas 1200 meter kubik. Nah ini jauh dari kapasitas IPLT yang kita miliki. Makanya kami menyebut saat ini Kota Bekasi darurat IPLT,” tegas Andrea s

Saat ini, pihaknya sangat membutuhkan  sarana IPLT untuk memenuhi kebutuhan terhadap pengolahan air limbah domestik yang ideal.

Sayang nya  kolam sarana IPLT  itu Tidak Berfungsi Secata  Maksimal. Akibat Dari Tertimbun Sampah yang longsor  Beberapa Bulan Yang Lalu. Bahkan, Kantor UPTD dibongkar sejak Bulan Mei 2026 dan Sampai saat ini Bulan Juli 2026 tidak Ada Pembangunan. Ironis

“Dalam hal ini , Disperkimtan, Harus  menuntaskan Persoalan Pembangunan IPLT dan Kantor UPTD Secepatnya .Dan Jangan Tutup Mata, Seakan – akan dengan Alasan Efisiensi Anggaran  ,” imbuh Andrea.

Andrea kemudian mengungkapkan, Kota Bekasi memiliki potensi besar terkait pengolahan air limbah domestik ini karena tidak semua daerah memiliki PALD. ,

Menutup perbincangan, Andrea berharap Pemkot Bekasi segera membangun beberapa unit IPLT yang baru untuk mendukung kinerja UPTD PALD Kota Bekasi. “,Kebijakan seperti ini yang menjadi jawaban dari masalah darurat IPLT yang saat ini dihadapi Kota Bekasi,” ujarnya.

“Saat ini kami menunggu kebijakan regulator untuk membangun Secepatnya. Nah sebagai informasi bahwa pada APBD 2025 telah teranggarkan pembangunan IPLT kapasitas 250 meter kubik per hari. Perlu dikawal secara bersama agar anggaran tersebut menjadi program strategis Eksekutif dan Legislatif,” pungkasnya.// Yosep