Bekasi kota, Journalnasional.com-Sepulang dari kunjungan kerja studi dan penjajakan kerja sama proyek di China pekan lalu, Ketua DPRD Kota Bekasi,
“Kehancuran NKRI didepan mata”; Pilkada serentak 2024 khususnya untuk propinsi DKI Jakarta, Kota Depok dan Kota Bekasi; jangan karena kepentingan sesaat Ideologi Pancasila diabaikan*
By Noor Fatah (Ketua LSM Garda Bekasi 1 RI)
Mencermati dinamika politik terutama di DKI Jakarta, Depok dan Bekasi pasca Pilpres dan Pileg 2024 kemarin
Perolehan suara PKS terutama di Propinsi DKI Jakarta, Kota Depok dan Kota Bekasi unggul; karena figur calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar dari PKB, dimana massa Nahdliyin (NU) di wilayah Jabodetabek beralih pilihannya ke PKS, sehingga PKS sangat diuntungkan dlm perolehan suara Pileg 2024
Faktor yg sangat berpengaruh adalah, spirit warga NU memenangkan Muhaimin Iskandar sebagai warga Nahdliyin (Pilpres 2024), berdampak besar atas perolehan suara baik PKB maupun PKS (Pileg 2024); sehingga, dua partai tersebut lolos Parliamentary threshold 4 persen (coat tail effect/efek ekor jas)
Itulah salah satu strategi politik partai untuk lolos ke Senayan; untuk Pilpres 2024, suara Koalisi Indonesia Maju (KIM) yg tegak lurus bersama Jokowi dg mengusung Prabowo-Gibran unggul (Jokowi Effect)
Sebenarnya, kemenangan suara PKS di wilayah tersebut, karena murtad-nya sebagian kaum Nahdliyin (NU) dari keyakinan aslinya faham Ahlussunah wal jama’ah berpindah ke partai yg berafiliasi faham Salafi-Wahabi yaitu PKS
PKS beda² tipis dg HTI, meski sudah dibubarkan oleh pemerintah Jokowi berdasarkan Perppu No.2 tahun 2017, tetapi ideologinya masih aktif dan mengakar kuat di sebagian masyarakat kita
PKS, merasa bakal terancam eksistensinya karena berlawanan dg NU (yg Ahlussunah wal jama’ah, Pancasila, UUD 45, kebhinekaan dan NKRI); maka, merubah haluan politiknya menjadi partai yg “rahmatan lil ‘alamin” menyamakan dg partai² Islam yg ada (PKB, PPP, PAN), dg merubah pula lambang dan warna partai (Muktamar PKS 2019, merubah strategi perjuangan/padahal itu cuma kamuflase)
Akan tetapi, ideologinya tetap Khilafah ingin menegakkan Syariat Islam versi Wahabisme; sebagai rukun iman PKS (konsekuensinya akan mengganti Pancasila, UUD’45, Kebhinekaan dan NKRI) suatu saat nanti bila sudah menguasai legislatif maupun eksekutif & pemerintahan daerah
Tumbuh dan berkembangnya dukungan suara PKS dari Pemilu ke Pemilu pasca reformasi, hanya satu resepnya yaitu, “jualan agama” dg pengelolaan pengajian/dakwah yg berjenjang dan sistematis yg tersebar di seluruh lapisan masyarakat
Merebut dan mengelola pemerintahan daerah bukan dg program² strategis memajukan daerah; melainkan lebih banyak program yg bernuansa agama versi Wahabisme; meskipun ada juga hanya untuk kelompok kecil mereka bukan untuk masyarakat luas (eksklusivitas); terbukti, secara empiris Pemda yg dipimpin oleh kader² PKS, pembangunan daerahnya tertinggal, yg ada sarat konflik SARA, & praktis menjadi kota intoleran (contoh Propinsi DKI Jakarta jaman Anies, Jabar jaman Aher & Kota Depok)
Pengkaderan PKS menggunakan sistem “Liqo” (semacam pengajian yg berjenjang dg ketaatan mutlak terhadap pemimpinnya disebut Murobi); PKS dianggap berhasil dlm kaderisasi secara TSM (mencetak kader taklid buta terhadap imam-nya berfaham Salafi-Wahabi)
Ciri khas tipikal orang² HTI maupun orang² PKS; sifatnya eksklusif (tertutup dan agak aneh penampilannya); seperti berjidat hitam, berjenggot dan memakai celana cingkrang untuk laki²; untuk wanitanya, berjilbab besar dan suka memakai cadar, seperti ninja cuma matanya saja yg kelihatan (busana Arab gunung)
Orientasi dan tujuan kepemimpinan kader² PKS dari Sabang sampai Merauke sama yaitu, mempersiapkan segala sesuatunya untuk tegaknya Khilafah di Republik ini
Perilaku orang² HTI ini persis sama dg para pelaku tindak pidana terorisme yg tertangkap tangan diberbagai daerah di Indonesia; setelah diperiksa dan ditracing ternyata pelaku extra ordinary crime ini berafiliasi dg HTI/kelompok Islam garis keras lainnya yg ingin menegakkan Khilafah (sumber BNPT)
PKS & HTI setali tiga uang; PKS mentornya HTI; ideologi-nya transnasional (Ikhwanul Muslimin-Mesir); menegakkan Khilafah dg ciri khas gerakannya intoleran & memaksakan kehendak, radikalisme/fundamentalisme, merasa keyakinannya yg paling benar dan yg tidak sepaham dg keyakinan mereka darahnya halal (bahaya laten seperti PKI)
Geopolitik global, organisasi HTI dg PKS manhaj politiknya berpotensi membuat kegaduhan di NKRI karena ingin mengganti ideologi Pancasila yg syah dg Khilafah (ideologi transnasional), makanya oleh Presiden Jokowi dibubarkan; fakta membuktikan fenomena Arab Spring (musim semi Arab) kekacauan & perang saudara di negara² seperti Tunisia (Afrika) merambah ke Mesir, Lybia dan Suriah (Arab), suatu bukti konflik sesama anak bangsa di dunia Arab menggunakan idiom agama (Anies Pilkada DKI Jakarta 2017 menang karena politisasi agama, kajian Lemhannas)
Ala qulli hal, terindikasi PKS ini benalu yg akan mengoyak keutuhan NKRI dg menciptakan perang asimetris (sesama anak bangsa berkonflik karena berbeda keyakinan); ideologi itu bersemayam kuat didalam hati
Waspadalah,
NKRI terancam
bila kaum Nasionalis, Islam moderat & TNI/Polri lengah
Wallahul muwaffiq Ila aqwamith thoriq
Wama taufiqi ila billa alaihit tawakaltu wa ilaihi unib.
Luwu Timur, Journalnasional.com -Menteri Luar Negeri (Menlu)Republik Indonesia, Retno Marsudi didampingi Sekjen Kemenlu RI, Cecep Herawan, dan Duta Besar Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, melakukan kunjungan kerja ke perusahaan tambang PT. Vale Indonesia di Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (20/07/2024)
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan sektor swasta dalam rangka mendukung pengembangan industri pertambangan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya, Menlu Retno disambut oleh Bupati Luwu Timur, H. Budiman, Kapolres Luwu Timur, AKBP. Zulkarnain, Ceo PT. Vale Indonesia, Febri beserta para jajarannya, di Bandar Udara Andalan Datu Patimang Sorowako, Kecamatan Nuha.
Selama kunjungannya, Retno juga berkesempatan untuk melihat langsung proses penambangan yang dilakukan oleh PT. Vale Indonesia termasuk kunjungan ke Dam Balambano dan Nursery PT. Vale Indonesia. Bahkan sempat melakukan penanaman pohon.
Menlu Retno berdialog dengan para pekerja tambang dan bertukar pendapat mengenai upaya-upaya peningkatan kesejahteraan pekerja dan perlindungan lingkungan.
Selain itu, juga berdiskusi dengan para eksekutif perusahaan tentang isu-isu terkait keberlanjutan lingkungan, tata kelola yang baik, serta kontribusi perusahaan dalam pembangunan sosial ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Luwu Timur, H. Budiman saat dikonfirmasi mengatakan, kunjungan kerja Ibu Retno Marsudi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam upaya mencapai pembangunan yang berkelanjutan di sektor pertambangan.
Semoga kerjasama yang terjalin dalam kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak dan mendukung terwujudnya industri pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Luwu Timur,” harap Bupati.
Kunker Menteri Luar Negeri RI inipun ditutup dengan menikmati indahnya Danau Matano di Matano Youth Club sambil menikmati kuliner. (hr-rhj/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp//Tayo
Lutim, Journalnasional.com- Tim verifikasi Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Kabupaten Luwu Timur telah selesai melakukan kunjungan ke tiga desa di wilayah kecamatan Tomoni Timur dalam kegiatan verifikasi desa STBM tahun 2024 tingkat kabupaten Luwu Timur.
Ketiga Desa tersebut adalah desa Alam buana, desa Margomulyo dan desa Purwosari .
Verifikasi dilakukan tanggal 10-11 Juli 2024. Tanggal 10 Juli 2024 di desa alam buana dan 11 Juli di desa Margomulyo dan Purwosari.
Tim Verifikasi Tingkat Kabupaten yang terdiri dari 7 OPD (Bapelitbangda, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup Dinas, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan pertanahan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) serta TP PKK Kabupaten.
Adapun tahapan pelaksanaan Verifikasi STBM meliputi, Persiapan, Pengumpulan Data dan Informasi, Rekapitulasi Data, Review Hasil Verifikasi dan Pleno Hasil Verifikasi.
Dari hasil verifikasi tim dilapangan, setelah diplenokan maka dari lima pilar STBM masih terdapat dua pilar yang harus dibenahi, agar bisa masuk sebagai desa STBM yaitu pilar keempat Pengelolaan sampah rumah tangga dan pilar kelima yakni pengelolaan limba cair rumah tangga.
Camat Tomoni timur Yulius berharap dua pilar yang rekomendasikan oleh tim verifikasi dapat segera dibenahi baik oleh pemerintah, Desa, maupun kecamatan terutama penanganan sampah rumah tangga mengingat di kecamatan Tomoni Timur belum ada mobil pengangkut sampah.
“Yang terpenting dari verifikasi STBM ini adalah bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata camat Tomoni timur. //Ikp-humas/kominfo-sp//Tayo
Lutim, Journalnasional.com – Bupati Luwu Timur, H. Budiman menghadiri Pesta Rakyat dan Tudang Sipulung di Desa Tarengge Timur, Kecamatan Wotu, Kamis (11/07/2024).
Kegiatan tersebut merupakan ungkapan rasa syukur warga Desa Tarengge Timur yang telah melaksanakan panen raya dengan lancar.
Dalam sambutannya, Bupati H. Budiman menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan pesta rakyat dan tudang sipulung ini sebagai bentuk kebahagiaan para petani dapat dipanen dengan baik serta menghasilkan produk pangan sesuai yang diharapkan sekaligus sebagai wadah aspirasi para petani dalam mewacanakan rencana selanjutnya sebelum musim tanam tiba.

“Pertanian merupakan sektor yang sangat vital bagi kehidupan kita. Melalui sektor ini, kita mendapatkan sumber pangan yang menjadi kebutuhan dasar manusia yaitu olahan pangan. Karena itu, kita harus terus mendorong inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” imbuhnya.
Menurutnya, dengan adanya peningkatan produksi dan produktivitas ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani di Desa Tarengge Timur sehingga kedepannya kehidupan petani dapat lebih sejahtera.
Bupati Budiman berharap agar kegiatan hari ini selain sebagai ungkapan rasa syukur juga sebagai bagian dari persatuan dan kolaborasi memajukan pertanian masyarakat di Luwu Timur dan di Desa Tarengge Timur pada khususnya.
“Semoga kita selalu diberikan rezki panen yang berlimpah dan senantiasa memanfaatkan sarana dan prasarana sebaik mungkin agar dapat berkelanjutan secara terus menerus. Karena bersyukur tandanya makmur, sebab syukur mampu menambah nikmat yang sedikit dan membuatnya menjadi nikmat yang besar menjadi berlipat ganda,” ujar Budiman.

Setelah memberikan sambutannya, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan Pupuk Organik Cair kepada perwakilan Gapoktan desa Tarengge Timur dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang disaksikan oleh seluruh undangan yang hadir.
Turut hadir, Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Fajar Wela, Camat Wotu, Hasis Dawi, Kepala Desa Tarengge Timur, Desius Rantetana, Perwakilan Polsek Wotu, AKP. M. Wijaya, Kepala Desa & Kepala BPD se-Kec. Wotu, Pengurus Karang Taruna Desa Tarengge Timur, para Kepala Dusun, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta warga Desa Tarengge Timur. //ul/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp// Tayo