Andrea Sucipto: Bekasi Darurat IPLT, Segera Bangun IPLT Dan Kantor UPTD PALD kota Bekasi

 

 

Bekasi kota, journalnasional.com-UPTD PALD Kota Bekasi yang merupakan salah satu unit operator air limbah domestik dibawah naungan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi yang mulai terbentuk pada tanggal 1 Januari 2022. Sebelumnya, BLUD UPTD PALD Kota Bekasi ini bernama Unit Pelaksana Teknis Daerah Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (UPTD IPLT) yang berada dalam naungan Dinas Kebersihan Kota Bekasi.

Dalam perbincangannya Selasa 14 Juli 2026  Kepada Media Online journalnasional.com di Halaman Parkir GTB, Kepala BLUD UPTD PALD Kota Bekasi Andrea Sucipto menjelaskan keberadaan UPTD PALD Kota Bekasi saat ini sudah diakui secara nasional dalam rangka pengolahan air limbah domestik. “Pengakuan ini berdampak positif terhadap adanya kerjasama dengan beberapa pihak perusahaan dalam mengolah air limbah domestik, nah ini menjadi citra positif bagi kinerja BLUD PALD Kota Bekasi,” katanya.

Sayangnya, hasil kinerja ini belum sebanding dengan sarana dan prasarana yang dimiliki UPTD PALD Kota Bekasi, salah satunya adalah kolam IPLT . dan Kantor UPTD yang dibongkar.

“Saat ini kami cuma memiliki satu IPLT berkapasitas 120 meter kubik, kalau pun harus kita genjot paling batas maksimalnya 400 meter kubik,”  Tutur Andrea.

“Kalau kita melihat dokumen studi kelayakan, bahwa idealnya Kota Bekasi membutuhkan IPLT yang memiliki kapasitas 1200 meter kubik. Nah ini jauh dari kapasitas IPLT yang kita miliki. Makanya kami menyebut saat ini Kota Bekasi darurat IPLT,” tegas Andrea s

Saat ini, pihaknya sangat membutuhkan  sarana IPLT untuk memenuhi kebutuhan terhadap pengolahan air kimbah domestik yang ideal.

Sayang nya  kolam sarana IPLT  itu Tidak Berfungsi Secata  Maksimal. Akibat Dari Tertimbun Sampah yang longsor Beberapa Bulan Yang Lalu..Bahkan, Kantor UPTD dibongkar sejak Bulan Mei 2026 dan Sampai saat ini Bulan Juli 2026 tidak Ada Pembangunan. Ironis

“Dalam hal ini , Disperkimtan, Harus  menuntaskan Pembangunan IPLT dan Kantor Secepatnya ,” imbuh Andrea.

Andrea kemudiang mengungkapkan, Kota Bekasi memiliki potensi besar terkait pengolahan air limbah domestik ini karena tidak semua daerah memiliki PALD. ,

Menutup perbincangan, Andrea berharap Pemkot Bekasi segera membangun beberapa unit IPLT yang baru untuk mendukung kinerja UPTD PALD Kota Bekasi. “,Kebijakan seperti ini yang menjadi jawaban dari masalah darurat IPLT yang saat ini dihadapi Kota Bekasi,” ujarnya.

“Saat ini kami menunggu kebijakan regulator untuk membangun Secepatnya. Nah srbagai informasi bahwa pada APBD 2025 telah teranggarkan pembangunan IPLT kapasitas 250 meter kubik per hari. Perlu dikawal secara bersama agar anggaran tersebut menjadi program strategis Eksekutif dan Legislatif,” pungkasnya./) Yosep