Gabungan Dinas Kota Bekasi Proning Pohon Taman Kota

Bekasi Kota, Journalnasiona.com- Gabungan Dinas, LH, DBMSDA, Pertamanan, PJU dan Dishub, Proning Tanaman Taman kota di Depan RSUD

Pagi itu , jam 9.30 WIB, 8 Mei 2025 Beberapa Instansi Gabungan Melakukan Penebangan/ Proning Tanaman Taman Kota Yang Sangatt Rimbun Depan RSUD Kota Bekasi.

oppo_0

Menurut Kabid Pertamanan, Bapak Toni. Proning/ Penerbangan Pohon di Lakukan Mengingat Pohon Sdh. Benar Rimbun, Satu Pohon Sdh Bedekatan.

oppo_0

Akibatnya, Wilayah tersebut Kelihatan Gelap. Untuk Itu Perlu di Lakukan Proning Agar di Bawah Pohon Biar Terang.

oppo_0

“Selain Itu Proses Penebangan /Proning sangat Perlu Sekali, Mengingat cuaca Sangat Ektrim Dan Susah di Prediksi ,” Tutur Pak Toni.

Di Singgung Beaya Penebangan / Proning Dari Anggaran mana, Toni Mengatakan, Anggaran  Tidak Menggunakan APBD Kota Bekasi. Tapi, Solidaritas dari Dinas Saja, Katanya Mengakhiri .//Tayo

Mempererat Ikatan Silaturohmi DPD IWO-I Kota Bekasi Gelar HBH dan Evaluasi Kerja

Bekasi, Journalnasional.com-Mempererat ikatan sillahturohmi antar Pengurus dan Anggota Ikatan Wartawan online Indonesia ( IWO-I ) Kota Bekasi, pasca idhul fitri 1446 H menggelar acara Halal Bihalal yang diselenggarakan di kantor sekretariat DPD IWO-I Kota Bekasi. Rabu ( 7/5/2025 )

Turut hadir dalam acara, Pembina IWO Indonesia Kota Bekasi Hj. Elit Nurlitasari, SH dan seluruh jajaran pengurus serta anggota,

Dalam acara tersebut, diisi pembahasan tentang evaluasi kerja berikut program kedepan diantaranya BPJS Ketenagakerjaan serta Uji Kopetensi Wartawan ( UKW ) dan sekaligus lounching Team Futsal DPD IWO-I Kota Bekasi yang sudah terbentuk.

Ketua DPD IWOI Kota Bekasi, Nio Helen menyampaikan rasa syukur yang sebesar besarnya dan mengevaluasi kinerja serta program kedepannya agar lebih memperhatikan fungsi dari struktural dalam organisasi kita, IWO Indonesia DPD Kota Bekasi.

“:saya sangat berterima kasih kepada rekan rekan yang sudah hadir pada acara halal bihalal ini ”

Saya juga mengumumkan bahwa untuk sementara kekosongan sekretaris IWO Indonesia DPD Kota Bekasi ini di isi Bang Donny (Plt ) untuk menggantikan saudara kita Alm Chandra sedang untuk struktural yang lain akan ada beberapa yang di resuffle agar aktif dan bisa mengambil tindakan kerja yang nyata, terang helen.

Disela acara helen juga mengatakan, kedepan seluruh jajaran pengurus dan anggota IWO-I DPD Kota Bekasi, untuk mempunyai kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan mengadakan iuran bulanan.

” Dengan memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan, berfungsi untuk tabungan Jaminan Hari Tua (JHT), kita adakan iuran perbulan untuk masing masing anggota seluruhnya  diharapkan mengikuti arahan ini ” jelasnya

Selanjutnya dia juga menghimbau rekan rekan untuk tetap mejaga profesional sebagai wartawan dan mendorong agar rekan rekan untuk bisa mengikuti Uji Kopetensi Wartawan (UKW)

” UKW salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas diri wartawan ” paparnya

Selain itu ia menambahkan, Alhamdulillah didalam tubuh organisasi kita DPD IWOI Kota Bekasi, sekarang ini sudah terbentuk team FUTSAL.

” Dengan dibentuknya tim futsal didalam organisasi kita, hingga kemarin bisa merebut di juara 3, kedepan saya optimis dibidang keolah ragaan bila nanti ada lagi tournament antar organisasi profesi wartawan, tim kita sudah siap untuk berlaga yang lebih baik lagi ” tambahnya

Sementara Dewan Pembina, Hj. Elit Nurlitasari, SH.menyampaikan akan bertanggung jawab untuk membantu mengumpulkan dana dari anggota yang benar –  benar cinta IWO Indonesia DPD Kota Bekasi.

” Dalam hal ini saya bertanggungjawab untuk mengambil alih, saya ingin melihat mana saja rekan maupun anggota  yang memang benar cinta pada organisasi IWO-Indonesia ” tutupnya. // Unprass

 

Ibu Erna Korwil Yayasan Damaris Peduli Bagi Makan Gratis

Bekasi Kota, Journalnasional.com- Ibu Erna Korwil Yayasan Damaris Indonesia Pancasila, Berbagi 200 Porsi Makan Gratis Kepada Masyarakat  Yang Membutuhkan. Pada Jam 12 Siang,Senin 5 Mei 2025,  Wilayah  Kota Bekasi. Tepatnya di Jalan Masuk  Ke-Perumahan Galaxy .

oppo_0

“Makan Gratis  Yang di Bagikan Kepada Berbagai Kalangan. Mulai Tukang Ojek, Baik Gojek, Grab, Maxim, Shopee dan Para Kaum Duafa , Bahkan Pemulung, ” Kata Ibu Erna .

Selain Itu Makan Gratis, Pada Hari Senin, yang di Bagikan 200 Porsi Dengan Menu Sesuai SOP. Mulai Lauknya dari  Opor Ayam, Sayur , dan Bihun dan Sebagai Penutup Nya  Air Aqua Gelas serta Buah Pisang.

oppo_0

Makan Gratis Tersebut Tiap Hari Di Bagikan Ke Wilayah2 Lain . Dan,  Sampai Berakhir Hari Sabtu Depan. Makan Gratis Tersebut Sdh Di Jalankan 4 Tahun Silam,  dan Terus Berkelanjutan Tutur Ibu Erna.

Menurutnya di Surabaya Kegiatan Makan Gratis juga Berlangsung Di Jalan kan. Bahkan, Ada Demplot  yang Lengkap.

Sementara  Orang Makan Gratis,  Beberapa Per -Sonil Anggota Yayasan Damaris Pancasila Berteriak Kepada Orang Yang Berkendara Lalu- Lalang. Mampir Bang, Bu , Sini. Sesekali Berteriak Makan Gratis, Makan Gratis , Makan Gratis. // Tayo

 

 

Kementerian Pendidikan Kucurkan Rp, 18,9 Triliun Untuk Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah

                                                              Bekasi, Journalnasional.com– Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelontorkan dana sebesar Rp 18,9 triliun untuk program revitalisasi dan digitalisasi sekolah dasar dan menengah di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Revitalisasi akan menyasar 10.444 sekolah dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, sarana, dan prasarana pendidikan.

Sementara digitalisasi difokuskan pada penyediaan perangkat teknologi seperti internet, laptop, dan layar interaktif guna menunjang proses belajar mengajar berbasis digital.

“Sebagai percontohan, dua sekolah akan lebih dulu direvitalisasi, yakni SDN IV Pedurenan di Kota Bekasi dan satu sekolah di Bogor, karena pertimbangan kedekatan dengan DKI Jakarta,” ujar Adita Irawati, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, saat meninjau lokasi di SDN IV Pedurenan, Jumat (2/5/2025).

Dari total anggaran, sebesar Rp16,9 triliun dialokasikan untuk revitalisasi fisik, dan Rp2 triliun untuk digitalisasi sekolah.

Program ini juga menjadi langkah awal untuk mengenalkan kecerdasan buatan (AI) kepada siswa.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan empat ruang kelas dan fasilitas sanitasi di SDN IV Pedurenan sebagai simbol dimulainya program revitalisasi nasional.

Presiden Prabowo Subianto turut memberikan sambutan secara virtual.

Ia menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa, dan menyebut alokasi anggaran pendidikan yang melebihi 22 persen dari APBN sebagai yang terbesar dalam sejarah Indonesia.

“Tidak mungkin kita bisa maju tanpa ditopang oleh dunia pendidikan yang layak, maju, dan memadai bagi anak-anak kita,” tegas Presiden.

Program revitalisasi dan digitalisasi ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025.

Setelah program makan siang gratis, langkah ini dinilai sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun generasi penerus yang unggul dan berdaya saing.//Tayo

Ketika di Wawancara Harapan Ketua DPD IWO- Indonesia Kota Bekasi Nio Helen: Pejabat Dan Instansi Harus Respon Wartawan

 

Kota Bekasi, Journalnasional.com-Menanggapi Sering terjadi keluhan pihak tertentu terhadap pemberitaan yang dianggap tidak berimbang atau menyudutkan, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) DPD Kota  Bekasi , Nio Helen  menegaskan, bahwa wartawan dalam menjalankan tugasnya berdasarkan prinsip jurnalistik yang jelas dan dilindungi undang-undang.

 

“Wartawan mengingatkan seluruh pihak agar tidak serta-merta menyalahkan wartawan ketika merasa tersudut oleh pemberitaan. Perlu dipahami bahwa sebelum berita diterbitkan, proses verifikasi, klarifikasi, dan upaya untuk mewujudkan keberimbangan sudah dijalankan sesuai prinsip kerja jurnalistik,” ucap Nio Helen, di Bekasi Rabu (30/4/2025).

 

Nio Helen, juga menyebutkan bahwa wartawan kerap tidak mendapat tanggapan bahkan di Bola pimpong saat melakukan konfirmasi. Hal itu berdampak pada ketidak Adanya perspektif narasumber dalam suatu Pemberitaan.

 

“bila mana konfirmasi aja diabaikan atau tidak direspon, wartawan tetap berkewajiban menyampaikan informasi berdasarkan data yang ada. Maka, jangan salahkan pers jika pemberitaan terasa berat sebelah. Kuncinya ada pada keterbukaan,” lanjutnya.

 

Dalam hal tersebut, Nio Helen juga mengimbau para wartawan, khususnya di wilayah Kota Bekasi , agar tetap dalam koridor etika dan patuh  pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta menjalankan tugas sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

“Wartawan selalu menekankan bahwa kebebasan pers harus diimbangi dengan tanggung jawab. Profesionalisme, akurasi, dan integritas adalah hal mutlak dalam setiap produk jurnalistik,” tegasnya.

 

Nio Helen pun Menegaskan pernyataannya dengan menyerukan kepada semua pihak, baik pemerintah, TNI dan POLRI serta swasta, maupun masyarakat umum, untuk menjalin hubungan yang baik dan harmonis  dengan wartawan Khususnya di Kota Bekasi.

 

 

“Gunakan hak jawab jika merasa dirugikan oleh pemberitaan. Wartawan bukan musuh yang harus di hindari, tapi Wartawan adalah mitra untuk membangun transparansi dan kepercayaan publik,” tutup Nio Helen.// Unpras

 

Wali Kota Dorong Warga Mustika Jaya Terus Lestarikan Festival Adu Bedug dan Dondang

Kota – Bekasi, Journalnasional.com –
Festival Adu Bedug dan Dondang di Kecamatan Mustika Jaya kembali digelar dengan meriah. Tahun ini menandai pelaksanaan festival yang ke-18, menunjukkan betapa kuatnya semangat masyarakat dalam menjaga tradisi lokal (27/4).
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang hadir langsung dalam acara tersebut, mengajak warga untuk terus melestarikan budaya ini.
“Festival ini menjadi bukti kecintaan kita terhadap budaya lokal. Semua elemen masyarakat berpartisipasi, dan tradisi seperti ini harus terus dijaga dan diwariskan,” ujar Tri.
Festival tahunan ini diikuti dengan antusias oleh warga dari seluruh kelurahan di Kecamatan Mustika Jaya. Berbagai RW dan komunitas ikut dalam pawai budaya, menampilkan kreativitas mereka menuju panggung kehormatan.
Turut hadir mendampingi Wali Kota, istri beliau, Wiwiek Hargono, Sekda kota Bekasi, Bapak Junaedi, Camat Mustika Jaya, Eko Setiawan, dan Beberapa unsur Dinas, Serta, Para Lurah Se-kecamatan Mustika Jaya.
oppo_0

Keamanan,  dibantu Pihak Ke-Polisian, Koramil dan Satpol PP,  dan Oramas PP.

Bahkan, sejumlah tokoh masyarakat seperti H. Zaini, H. Dana, dan Wa Encu.
Kehadiran mereka semakin menambah semangat dalam upaya pelestarian budaya daerah.
Tri Adhianto berharap festival ini bisa terus berlangsung setiap tahun.
“Selain menjadi ajang hiburan, festival ini mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya kita sendiri,” tuturnya.
Setiap kelurahan menampilkan dondang yang dihias dengan tema budaya, religi, hingga nasionalisme. Pawai juga dimeriahkan dengan seni tari topeng dan iringan bedug yang dipikul sepanjang rute, menghadirkan nuansa gotong royong yang kuat di tengah masyarakat.// Tayo
Sumber: Infokom // Humas Bks