Polres Metro Bekasi Kota Gencar Edukasi Bahaya Narkoba Sejak Dini SMPN 31

Kota Bekasi , Journalnasional.com– Polres Metro Bekasi Kota melalui Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) menggelar penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di SMPN 31 Kota Bekasi pada Kamis, 6 Maret 2025. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh 300 siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX di pendopo sekolah.

 

Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polres Metro Bekasi Kota terhadap program pemerintah dalam memberantas narkotika, sesuai dengan amanat Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Wakasat Resnarkoba, Kompol Suwolo Seto, menjadi narasumber utama dalam penyuluhan ini.

 

Kepala Sekolah SMPN 31 Kota Bekasi, Bapak Suharyanto, S.Pd., M.Pd., menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Metro Bekasi Kota. “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Materi yang disampaikan sangat berguna bagi murid-murid kami untuk memahami bahaya narkoba,” ujarnya.

 

Kompol Suwolo Seto menjelaskan bahwa penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini tentang bahaya penyalahgunaan narkotika. “Narkoba dapat merusak dan menghancurkan masa depan, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan negara,” tegasnya. Materi yang disampaikan meliputi penjelasan tentang narkoba, jenis-jenisnya, sanksi hukum pidana terkait narkoba, serta cara pencegahan penyalahgunaan narkoba.

 

Acara penyuluhan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para siswa antusias bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai aspek terkait narkoba. Kegiatan ini berjalan tertib, lancar, aman, dan kondusif, serta diakhiri dengan sesi foto bersama. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa SMPN 31 Kota Bekasi dapat memahami bahaya narkoba dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaannya.// Tayo

Sumber:

 

Sas/Humas Polres Metro Bekasi Kota]]

Hari Pertama, Tim TPOM Lutim Lakukan Pengawasan di Pasar Kalaena Kiri

Lutim, Journalnasional.com- Tim Terpadu Pengawasan Obat dan Makanan (TTPOM) Kabupaten Luwu Timur kembali melakukan pengawasan di bulan suci Ramadhan di Pasar Kalaena Kiri, Rabu (05/03/2025).

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penjualan bebas produk-produk kadularsa di area wilayah pasar dan ritel yang ada di Kecamatan Kalaena.

Adapun yang ikut serta dalam pengawasan yakni; BPOM Palopo, Dinkes Lutim, Disperindagkop-UMKM, Dinas Perikanan, Bapelitbangda, DPMPTSP, dan Satpol PP.

Koordinator Tim Terpadu, Andi Polejiwa Matandung mengungkapkan bahwa pengawasan ini tidak hanya fokus pengawasan saja.

“Seperti pengawasan sebelumnya, pemerintah terus melakukan kegiatan ini, tujuannya tidak hanya memastikan keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi produk yang beredar tetapi juga memberikan edukasi kepada para pedagang untuk tetap taat pada aturan,” ungkap Andi Polejiwa.

Saat melakukan penyusuran di titik lokus, BPOM Palopo selaku Koordinator Tim Pemeriksaan, Suciati, S.Si., Apt., menerangkan masih ada ditemukan beberapa pedagang di pasar dan di retail yang menjual produk makanan kadaluarsa.

“Untuk pasar Kalaena dan sekitarnya, masih ada ditemukan beberapa pedagang yang masih menjual produk makanan yang tidak layak konsumsi (expired),” ujar Suci.

“Tindakan yang dilakukan yakni membantu melakukan pencatatan dan pemindahan barang yang akan di retur para pedagang dan sudah tidak layak konsumsi oleh para pembeli nantinya. Kami juga mengecek ijin edar dari produk kosmetik dan obat yang beredar,” jelas Suci.

Suci juga mengapresiasi kinerja pemerintah daerah yang rutin melakukan pengawasan ini.

“Kami dari BPOM Palopo salut atas kepedulian pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap masyarakatnya yang rutin tiap tahunnya melakukan pengawasan ini,” tandasnya.// Tayo

Sumber:

 

 

(res/ikp-humas/kominfo-sp)

Bareskrim Polri Berhasil Mengungkap Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan, 9.586 Orang Tersangka di tangkap dan 4,171 Ton Narkotika

Jakarta, Journalnasional.com– Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama jajaran kewilayahan berhasil mengungkap 6.881 kasus tindak pidana narkotika sepanjang periode Januari hingga 27 Februari 2025. Dalam operasi ini, sebanyak 9.586 tersangka diamankan dengan total barang bukti narkotika mencapai 4,171 ton, termasuk sabu, ekstasi, ganja, kokain, dan tembakau sintetis.

Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Wahyu Widada, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai pihak, termasuk kerja sama dengan Ditjen Bea dan Cukai serta Imigrasi dalam memutus rantai peredaran narkoba.

“Pemberantasan narkoba harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemutusan jalur suplai hingga pemberantasan di sisi demand. Kami berkomitmen untuk terus berperang melawan narkotika tanpa kompromi,” tegas Komjen Pol. Wahyu Widada dalam konferensi pers di Jakarta.

Dari total 4,171 ton narkotika yang diamankan, barang bukti terdiri dari:

 

– Ekstasi: 346.959 butir (138,783 kg)

– Ganja: 493 kg

– Kokain: 3,4 kg

– Tembakau gorila (sintetis): 1,6 ton

– Obat keras: 2.199.726 butir (659,917 kg)

Sebagian besar barang bukti telah dimusnahkan, sementara sisanya masih dalam proses hukum.

“Dari total barang bukti yang disita, kami telah menyelamatkan lebih dari 11 juta jiwa dari ancaman narkoba. Ini adalah upaya nyata Polri dalam melindungi generasi bangsa dari bahaya narkotika,” terangya Komjen Pol. Wahyu Widada.

Dalam pengungkapan ini, Bareskrim Polri juga membongkar jaringan narkotika internasional, termasuk sindikat Freddy Pratama yang melibatkan 4 warga negara asing. Barang bukti dari jaringan ini mencakup 35 kg sabu dan 1.015 butir ekstasi.

Beberapa modus operandi yang digunakan para pelaku meliputi:

1. Pengiriman narkoba antar provinsi melalui jalur darat dari Sumatera ke Jawa.

2. Penyelundupan narkotika lewat jalur laut menggunakan kapal dari wilayah Golden Triangle dan Golden Crescent.

3. Pemanfaatan ekspedisi resmi dan metode hand carry untuk menyelundupkan narkoba dari luar negeri.

4. Pembuatan laboratorium clandestine di perumahan mewah dengan keamanan ketat.

“Kami melihat semakin canggihnya cara para pelaku dalam mengedarkan narkoba, termasuk melalui jalur laut dan kargo resmi. Ini menjadi tantangan besar bagi kami untuk terus meningkatkan pengawasan dan penindakan,” Ucapnya Komjen Pol. Wahyu Widada.

Selain menangkap pelaku dan menyita barang bukti narkotika, Bareskrim Polri juga melakukan penyitaan aset terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari bisnis narkoba senilai Rp 853 juta. Sementara itu, nilai total barang bukti narkotika yang berhasil diamankan mencapai Rp2,72 triliun, jelasnya.

Komjen Pol. Wahyu Widada mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.

“Narkoba adalah musuh nyata bangsa. Perang melawan narkotika adalah mandat suci bagi seluruh rakyat Indonesia. Mari kita jaga generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Dengan keberhasilan ini, Polri menegaskan komitmennya dalam perang melawan narkoba melalui langkah pencegahan, penegakan hukum yang tegas, serta sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan lembaga terkait. Tayo

Sumber :

 

 

Sindo////Aro Ndraha/red//

 

 

Bupati Luwu Timur Melayat di Empat Lokasi di Kecamatan Wasuponda

Lutim, Journalnasional.com – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan melayat ke empat rumah duka di Kecamatan Wasuponda, Rabu (05/03/2025).

Kehadiran Bupati di setiap lokasi menjadi bentuk empati dan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah duka bapak Sidar Rangga di Desa Tabarano, yang menghembuskan napas terakhir di Puskesmas Wasuponda 4 Maret 2025.

Selanjutnya, Bupati menuju rumah duka almarhumah Murniati binti Magi, istri dari bapak Umar Sabirin, di Desa Ledu-Ledu. Di lokasi ini, Bupati turut menshalatkan jenazah di Masjid Besar At-Taqwa Wasuponda sebelum prosesi pemakaman.

Bupati kemudian melanjutkan melayat ke rumah duka bapak Yohanes Lempang di Desa Ledu-Ledu yang berpulang 2 Maret 2025 karena sakit. Terakhir, melayat di rumah duka bapak Edi Roba di Desa Tabarano, yang juga wafat 2 Maret 2025 di RS PT. Vale.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Irwan Bachri Syam menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” ujar Bupati.

“Saat ada saudara kita yang berduka, sudah sepatutnya kita hadir untuk memberikan doa dan dukungan moril. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” terang Bupati Irwan.

Usai melayat, sebelum kembali ke Malili, Bupati Luwu Timur menyempatkan diri untuk berziarah ke makam orang tuanya yang berada di Tempat Pemakaman Umum Desa Ledu-Ledu. // Tayo

Sumber:

 

 

(rhj/ikp-humas/kominfo-sp

Sidak Pertama di DPK Lutim, Wabup Hj. Puspa Pantau Perbaikan Ruang Membaca

Lutim, Journalnasional.com — Dihari kedua berkantor, Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pertama di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lutim, Rabu (05/03/2025).

Dalam sidak tersebut Hj. Puspa disambut langsung oleh Plt. Kepala DPK Lutim, Masdin beserta jajarannya di gedung perpustakaan sambil mengecek sejumlah ruangan dan memantau perbaikan di ruang membaca perpustakaan umum.

“Sesuai arahan bapak Bupati, sidak ini dilakukan untuk memantau langsung kinerja para pegawai DPK Lutim di bulan Ramadhan ini,” ucap Hj. Puspa.

“Tidak hanya itu, perlu dilakukan peninjauan sejumlah fasilitas yang ada di perpustakaan khususnya mengecek sejauh mana perbaikan atap flatpon yang ada di ruang membaca,” ungkapnya.

Wabup Lutim berharap kedepannya DPK Lutim terus gencar melakukan sosialisasi di sejumlah sekolah dan masyarakat agar daya minat membaca buku terus meningkat dan Luwu Timur bisa nihil buta aksara.

Diakhir sidak, Hj. Puspa mengapresiasi kinerja DPK Lutim dan juga resmi mendaftarkan dirinya sebagai anggota perpustakaan sebagai wujud memberikan panutan positif kepada masyarakat.

“Tiada batasan umur menjadi anggota perpustakaan, justru kita yang lebih tua harus bisa menjadi contoh untuk generasi muda agar tidak segan mendaftarkan dirinya sebagai anggota perpustakaan,” tandas Hj Puspa.//Tayo

Sumber :

 

 

(res/ikp-humas/kominfo-sp)

Wabup Lutim Hadiri Buka Puasa Bersama Jamaah Mesjid Quba Desa Baruga

Lutim, Journalnasional.com- Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler menghadiri acara buka puasa bersama jamaah mesjid yang dilaksanakan di Halaman Mesjid Quba Desa Baruga Malili, Rabu (05/03/2025).

Turut hadir, Anggota DPRD Lutim Fraksi PKS, Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Muhammad Yusri, Camat Malili dan jajarannya, Kepala Desa Baruga dan jajarannya, para Tokoh Agama, serta para Tamu Undangan.

Hj. Puspa dalam sambutannya, mengapresiasi masyarakat Desa Baruga yang terus mempererat tali silaturahmi dengan pemerintah daerah.

“Mewakili bapak Bupati, saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat Desa Baruga dalam menjaga kebersamaan dan persaudaraan bersama pemerintah daerah dengan mengadakan acara yang penuh berkah ini,” tutur Hj. Puspa.

Lebih lanjut, Hj. Puspa mengimbau seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Tugas besar telah menanti di masa kepimpinan kami ini. Olehnya itu, mari kita saling bahu-membahu menjadikan Bumi Batara Guru tercinta kita ini sebagai daerah yang maju, sejahtera dan berdaya saing,” ungkap Wabup Lutim.

Wakil Bupati juga menambahkan harapannya agar masyarakat tidak segan memberikan kritikan di masa jabatannya.

“Kami harap jangan ada keraguan menyampaikan aspirasinya dan kami siap mendengarkan dan bekerja keras untuk memberikan solusi atas berbagai tantangan yang kita hadapi bersama demi kemajuan Luwu Timur.” tandasnya.// Tayo

Sumber:

 

 

(res/ikp-humas/kominfo-sp)