Polri Bongkar Kasus Besar Peredaran Sianida Ilegal, Amankan 6000 Drum di Surabaya dan Pasuruan

 

Jakarta, Journalnasional.com– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengungkap kasus peredaran bahan kimia berbahaya berupa sianida secara ilegal di wilayah Surabaya dan Pasuruan. Dalam pengungkapan ini, penyidik berhasil mengamankan sekitar 6.000 drum sianida, setara dengan 20 kontainer, menjadikannya sebagai pengungkapan terbesar kasus sianida yang pernah terjadi di Indonesia.

 

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menyampaikan bahwa tersangka dalam kasus ini telah diperiksa dan resmi ditahan pada hari ini.

 

“Pengungkapan distribusi sianida ilegal ini merupakan bagian dari upaya Mabes Polri dalam meminimalisir praktik penambangan emas ilegal yang kerap menggunakan sianida dalam proses pemisahan emas,” ujar Brigjen Pol Nunung Syaifuddin Dirtipidter Bareskrim Polri

 

Pihak kepolisian juga tengah mendalami aspek perizinan impor bahan kimia tersebut. Sesuai regulasi yang berlaku, hanya dua BUMN, yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Sarinah, yang berhak melakukan impor sianida secara legal. Jika dilakukan oleh pihak lain, penggunaannya harus untuk kepentingan sendiri dan wajib memiliki izin resmi dari Kementerian Perdagangan.

 

Namun, dalam kasus ini, tersangka diketahui menggunakan izin perusahaan lain yang izinnya telah habis masa berlakunya, kemudian menjual kembali sianida tersebut ke pihak lain. “ Para pembeli sebagian besar berada di wilayah Indonesia Timur, seperti Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Tengah “ imbuh Brigjen Pol Nunung Syaifuddin Dirtipidter Bareskrim Polri.

 

Penyidikan kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengidentifikasi semua pihak yang terlibat, termasuk pembeli dan distributor bahan berbahaya ini. // Tayo

Bupati Irwan Hadiri RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa PT Bank Sulselbar

Lutim, Journalnasional.com- Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2025 PT. Bank Sulselbar yang digelar di Jasmine Ballroom, Claro Hotel Makassar, Rabu (14/05/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, yang hadir sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP).

Turut hadir Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, M.M., bersama para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Selatan dan Barat selaku pemegang saham Bank Sulselbar.

Dalam agenda RUPS Tahunan Tahun Buku 2024, Irwan Bachri Syam mengungkapkan bahwa, sejumlah keputusan strategis telah disepakati bersama, di antaranya pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan tahun buku 2024, serta pembahasan rencana kerja perseroan untuk tahun buku 2025.

Salah satu poin penting yang disetujui adalah peningkatan Dividend Payout Ratio (DPR) dari sebelumnya 60% menjadi 65,13%, mencerminkan kinerja keuangan yang solid dan kepercayaan pemegang saham terhadap manajemen Bank Sulselbar.

Selain itu, juga disepakati penggunaan laba perseroan tahun buku 2024 serta penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025, yang akan memperkuat kontribusi sosial perusahaan terhadap pembangunan di daerah.

Sementara itu, dalam agenda RUPS Luar Biasa Tahun 2025 yang memuat 13 pembahasan penting, kata Irwan Bachri Syam, salah satunya adalah pengangkatan Sdr. Jufri Rahman sebagai Komisaris Utama PT. Bank Sulselbar periode 2025–2029.

Menurutnya, penetapan ini akan berlaku efektif setelah Jufri dinyatakan lulus dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh otoritas yang berwenang.

“Bank Sulselbar memiliki peran vital sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Dengan penguatan struktur manajemen dan arah kebijakan yang lebih progresif, kami berharap Bank Sulselbar semakin profesional dan berdampak luas bagi masyarakat,” ungkap Irwan.

Terakhir Bupati Irwan mengungkapkan bahwa penyertaan modal Pemda Lutim ke Bank Sulselbar sampai tahun 2024 adalah Rp. 140 Milyar dan merupakan urutan kedua pemegang saham setelah Pemprov Sulsel. Tayo

Sumber:

 

(rhj/ikp-humas/kominfo-sp

Dinas Kominfo-SP Lutim Terima 17 Mahasiswa Uncok Palopo untuk PDK

Lutim, Journalnasional.com-Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu Timur kembali membuka pintunya untuk generasi muda.

Sebanyak 17 mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo resmi diterima untuk menjalani Praktek Dunia Kerja (PDK) selama satu bulan ke depan.

Mahasiswa yang berasal dari Jurusan Web Informatika tersebut terdiri atas 6 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Mereka terbagi dalam empat konsentrasi bidang keahlian, yaitu Multimedia, Website, Jaringan, dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Penyerahan secara simbolis diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kominfo-SP Lutim, Muhammad Safaat DP., di ruang Media Center, Rabu (14/05/2025).

Dalam arahannya, Muhaammad Safaat memberikan pesan penuh makna kepada para mahasiswa agar menjalankan tugas dengan baik, menjaga etika, serta membawa nama baik almamater dan Dinas Kominfo-SP selama masa pengabdian.

“Selamat datang di lingkungan kerja Dinas Kominfo-SP Luwu Timur. Saya berharap adik-adik bisa menunjukkan semangat dan profesionalisme selama satu bulan ke depan. Jaga nama baik institusi ini, dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya,” pesan Muhammad Safaat DP.

Lebih lanjut, ia juga mengajak para peserta PDK untuk turut ambil bagian dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Jadi Luwu Timur yang ke-22, yang akan diperingati pada 19 Mei 2025 mendatang.

“Saat ini, seluruh pegawai Pemkab Lutim tengah bekerja ekstra menyambut Hari Jadi Lutim yang ke-22. Kami ajak adik-adik mahasiswa untuk terlibat aktif membantu, sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Ini adalah momentum berharga untuk mengabdi dan memberi kontribusi nyata bagi daerah,” tambahnya.

Sebagai bagian dari persiapan menyambut puncak peringatan tersebut, seluruh pegawai pemerintah Luwu Timur sejak hari ini mulai melaksanakan kegiatan bersih-bersih di sekitar kantor, kota dan pusat-pusat aktivitas masyarakat.

Kehadiran para mahasiswa ini diharapkan bisa memberikan energi baru serta menjadi mitra kreatif dalam mendukung berbagai program kerja Dinas Kominfo-SP Lutim.// Tayo

Sumber:

 

(rhj/ikp-humas/kominfo-sp

Perekam Video Ambulance Kehabisan Solar, Minta Maaf Ke UPTD Puskesmas Burau

 

LUWU-TIMUR, Journalnasional.com- Pemilik Akun Facebook Rudding Jr perekam video yang menyebut ambulance Puskesmas Burau kehabisan Solar saat merekam sebuah kejadian pasien jenazah yang di angkut menggunakan mobil pribadi di Puskesmas burau menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

 

Permintaan maaf tersebut disampiakan melalui media sosial Facebook .

 

“Saya ingin menginformasikan bahwa terkait video yang beredar beberapa hari yang lalu,saya minta maaf terkait mobil ambulance yang kehabisan solar,yang kami maksud dalam video mobil yang kehabisan solar adalah mobil jenazah kecamatan burau,bukan  ambulance puskesmas burau. mohon kiranya agar dimaklumi dalam kesalahan penyebutan mobil ambulance tersebut,tidak ada niat ataupun maksud lain untuk menjelakkan nama baik Puskemas burau,sekali lagi saya minta maaf kepada Puskesmas burau ” ujar pemilik akun Facebook Rudding Jr dalam video yang di unggah di group Facebook  Info kejadian Luwu-timur Rabu 14/5/2025.

 

Menanggapi permintaan maaf tersebut,Pihak UPTD Puskemas Burau melalui Kepala Puskesmas Burau Nurhapiah Hafid,S.Kep.,NS saat dihubungi pewarta ini berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran penting agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi melalui media sosial

 

“Semoga ini bisa menjadi pelajaran penting agar berhati-hati dalam menyebarluaskan informasi melalui media sosial. sebab jika ada pihak yang dirugikan bisa berpotensi masuk ke rana hukum ,kebebasan berekspresi di media sosial harus juga dibarengi dengan etika dan tanggungjawab ” terangnya// Lukmansyah

Proyek Cor Cibening – Setu Nilai Kontrak 729.944.964 Tidak Ada Pengawasan Dari Dinas Terkait ?

Kabupaten Bekasi, journalnasional.com- Kegiatan kontruksi Cor jalan cibening/ setu, kertarahayu, nomer spmk Pg  000. 3.3/171/SPMK/ PJL-DSDABMBK/2025 dengan nilai kontrak Rp 729, 944, 964,-

Pembangunan proyek pengecoran jalan yang bersumber dari APBD TA 2025, dikerjakan kontraktor CV. NUR ADYA UTAMA di duga asal jadi dan kurangnya pengawasan dari dinas terkait.

Hasil pantauan awak media dilapangan terlihat lantai Dasar/B-nol belum waktunya kering namun sudah dilewati mobil molen. Akibatnya menjadikan jalan lantai dasar/ B-nol menjadi rusak. semestinya nunggu proses pengeringan  dulu baru dilakukan pengecoran. Senin (12/5/25) sekira pukul 18, 30 Wib.

Indikasi  Kuat dari tim media dilapangan, pembangunan proyek pengecoran tersebut diduga Terkesan asal jadi

Menurut keterangan kepala tukang proyek saat dikonfirmasi, volume yang dikerjakan dengan panjang 160 , lebar 5 mtr dan ketinggian 25 cm.

” kalau ungin jelas ya, nanti tunggu pelaksana dan pengawasnya, sudah saya hubungi,  katanya lagi Dalam diperjalan.Di sini saya cuma mengatur yang pada kerja bang ” terangnya

Tim media mencoba menunggu untuk konfirmasi lebih lanjut dari mulai pelaksanaan pengecoran perdana yang  digelar, sekira pukul 18,30 sampai pukul 00, 30 WIB.

Pelaksana maupun pengawas dari dinas terkaitpun tidak kunjung dateng hingga berita ini ditayangkan belum bisa berkomunikasi, pasalnya tim media minta nomer telepon Pelaksana tidak diberi.// Tim //-Red

 

 

Pastikan Ujian Berjalan Lancar, Bupati Irwan Tinjau Tes PPPK Tahap II Luwu Timur

Lutim, Journalnasional.com- Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST. IPM, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II yang berlangsung dikampus Universitas Islam Makassar, Senin (12/05/2025).

Kehadiran Bupati yang didampingi Anggota DPRD Provinsi Sulsel Dr.Ani Nurbani Irwan, M.Kes (MARS) dalam pelaksanaan ujian ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan agar proses seleksi berjalan dengan lancar, transparan, dan bebas dari kecurangan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Irwan memberikan motivasi, serta nasehat agar mereka menjalani ujian dengan penuh semangat dan percaya diri.

“Ingatlah wajah orang tua, yang dengan penuh harapan menunggu kesuksesan kalian. Sebelum memulai ujian, sempatkan untuk sejenak menenangkan hati dan berdoa. Bacalah doa, mohon petunjuk Tuhan agar kalian diberi kelancaran dan kemudahan dalam mengikuti ujian ini,” pesan Bupati dengan penuh harap.

Beliau menambahkan, tes ini bukan hanya soal kompetensi, tetapi juga tentang integritas dan kesiapan untuk menjadi abdi negara yang dapat mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab.

Bupati juga mengingatkan agar peserta tetap menjaga sikap jujur dan sportif, serta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk berjuang demi masa depan yang lebih baik.

Selain memberikan nasehat, Bupati Irwan juga meninjau kesiapan fasilitas di lokasi ujian, termasuk pengaturan ruang ujian, pengawasan ketat yang melibatkan Satpol PP dan aparat keamanan lainnya, serta penerapan protokol kesehatan yang sesuai dengan standar.

Orang nomor satu ini berharap agar seluruh peserta merasa nyaman dan aman selama pelaksanaan ujian, sehingga mereka bisa fokus sepenuhnya pada tes yang dihadapi.

“Saya harap dengan pengawasan yang ketat dan fasilitas yang mendukung, ujian ini dapat berlangsung dengan baik dan hasilnya akan mencerminkan kemampuan yang sesungguhnya dari para peserta,” ujar Bupati.

Sebagai bagian dari pengamanan, Satpol PP Luwu Timur juga terlibat langsung dalam pengawasan dan pengamanan lokasi ujian, serta pemeriksaan peserta sebelum memasuki ruang ujian.

Langkah ini diambil untuk mencegah adanya kecurangan dan untuk memastikan bahwa ujian berlangsung dalam suasana yang kondusif.

Bupati Luwu Timur juga mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana dan semua pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Tes PPPK Tahap II, dan berharap agar proses seleksi ini dapat menghasilkan calon pegawai yang berkualitas dan siap mengabdi untuk kemajuan Kabupaten Luwu Timur.

Pelaksanaan Tes PPPK Tahap II di Luwu Timur ini diikuti ribuan peserta dari berbagai formasi. Ujian dilakukan secara serentak dengan pengawasan ketat dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan komitmen dari pemerintah daerah, pengamanan yang maksimal, serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proses seleksi ini dapat menghasilkan aparatur sipil negara yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi dalam melayani masyarakat. // Tayo

Sumber:

 

(ikp-humas/kominfo-sp)