Bekasi kota, Journalnasional.com- PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi menggelar kegiatan Launching Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) berbasis pelanggan yang dirangkai
Lutim, Journalnasional- Camat Tomoni Timur, Yulius, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala desa dalam pembangunan desa saat membuka Rapat Koordinasi Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) se-Kecamatan Tomoni Timur, Rabu (15/05/2024).
Acara yang digelar di Aula Kantor Camat Tomoni Timur ini dihadiri oleh sekitar 50 anggota BPD dari delapan desa di wilayah tersebut, dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars BPD.
Dalam sambutannya, mantan Sekretaris Kominfo ini mengingatkan bahwa, BPD bukanlah pesaing kepala desa, melainkan mitra yang harus bekerja sama untuk mempercepat pembangunan di desa.
“Semua kegiatan pembangunan di desa adalah hasil kerja sama antara BPD dan kepala desa. Jika ada masalah, sebaiknya dibicarakan secara internal untuk menemukan solusi bersama,” jelasnya.

Yulius juga memberikan apresiasi kepada pengurus BPD Tomoni Timur yang telah melaksanakan Rakor PABPDSI. Menurutnya, organisasi ini dapat menjadi forum penting untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik di antara anggota BPD, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kinerja BPD di wilayah Tomoni Timur.
“Sebagai camat, saya terbuka dan siap menerima saran serta masukan dari pengurus PABPDSI demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Yulius.
Ketua BPD Kecamatan Tomoni Timur, Kornelius, menyambut positif kehadiran Camat Yulius dalam rapat koordinasi ini. Ia berharap, sinergi antara BPD dan pemerintah kecamatan dapat terus terjalin erat demi kemajuan bersama.
“Kami sangat menghargai dukungan dari Camat Tomoni Timur dan berharap kerjasama ini dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan di tingkat desa,” ujar Kornelius.
Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi yang kuat, rapat koordinasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara BPD dan kepala desa, serta seluruh komponen masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan di Tomoni Timur. /ikp-humas/kominfo-sp/Tayo
Lutim, Journalnasional.com- Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan – Jeneberang, Dr. Suryadarma Hasyim, didampingi Camat Tomoni Timur, Yulius, Kadis PUPR, Syahmuddin, Kepala Desa Alam Buana, Imade Redo, Pj. Kades Cendana Hitam Timur, Riny G. Rusli, serta Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR, Syahrir, melakukan peninjauan langsung terhadap tanggul pengaman di Desa Alam Buana dan Desa Cendana Hitam Timur yang hampir jebol akibat derasnya arus Sungai Kalaena, Selasa (14/05/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi tanggul dan mencari solusi terbaik. Di lokasi tanggul Desa Alam Buana, Dr. Suryadarma mencermati kondisi tanggul yang hampir jebol. Ia segera memerintahkan staf BBWS untuk mengukur panjang tanggul dan mencatat poin-poin penting, sambil memberikan instruksi mengenai tindakan yang harus diambil.
“Setelah melihat kondisi yang ada, solusi jangka pendek adalah membuat bronjong khusus untuk mencegah tanggul ini tergerus saat banjir datang. Saya sudah sering menangani masalah seperti ini di beberapa daerah,” jelas Dr. Suryadarma saat berdiri di atas tanggul yang nyaris jebol.
Setelah meninjau Desa Alam Buana, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Cendana Hitam Timur (CHT) untuk memeriksa tanggul pengaman yang mengalami penurunan. Kondisi ini mengancam areal persawahan warga jika sungai meluap. Warga setempat telah bergotong royong membuat pengaman darurat berupa karung goni berisi pasir untuk menahan luapan air.
Melihat kondisi ini, Dr. Suryadarma menyatakan bahwa, BBWS akan membantu warga Desa Cendana Hitam Timur dengan menyediakan karung-karung yang akan diisi pasir atau tanah untuk digunakan sebagai penahan air agar tidak meluap ke areal persawahan.

“Kami akan mendukung upaya warga dengan menyediakan karung-karung untuk menahan luapan air, sehingga persawahan warga tetap terlindungi,” tambahnya.
Kadis PUPR Luwu Timur, Syahmuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kepala BBWS, dengan harapan solusi ini bisa segera dilaksanakan sehingga pemukiman dan areal perkebunan serta persawahan warga di Desa Alam Buana dan Desa Cendana Hitam Timur terlindungi.
Hal yang sama disampaikan Kepala Desa Alam Buana, Imade Redo. Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan BBWS dengan meninjau lokasi sangat tepat mengingat kondisi tanggul yang sangat memprihatinkan.
“Setelah diukur oleh tim teknis BBWS, ada kurang lebih 100 meter tanggul yang akan ditangani dengan pemasangan bronjong,” kata Imade Redo.
Dengan tindakan cepat dan kerjasama antara pemerintah daerah dan BBWS, diharapkan ancaman banjir dapat diminimalisir dan kesejahteraan masyarakat setempat tetap terjaga. /Ikp-humas/kominfo/Tayo
Lutim, Journalnasional.com- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi daerah tetangga yang terkena musibah banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu beberapa waktu lalu.
Kepedulian tersebut ditunjukkan kala Bupati Luwu Timur, H. Budiman memimpin langsung rombongan bersama unsur Forkopimda Lutim dengan membawa bantuan kemanusiaan untuk disalurkan langsung kepada korban bencana alam di Kabupaten Luwu.

Rombongan berangkat dengan berbagai jenis bantuan, termasuk makanan, air bersih, pakaian layak pakai, selimut, popok, alat pembersih, susu kaleng, kopi, dan kebutuhan dasar lainnya yang sangat mendesak dan dibutuhkan para korban. Selain itu, juga ada 3 jenis alat berat milik PT. Vale untuk dipergunakan di Luwu dalam rangka membuka akses akibat tanah longsor.
Kedatangan Bupati dan rombongan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur disambut hangat oleh Pj. Bupati Luwu, H. Muhammad Saleh bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu dan tim relawan, di Posko Induk yang terletak di Lapangan Andi Jemma, Kota Belopa, Sabtu (11/05/2024).
“Alhamdulillah hari ini kita berada di Kabupaten Luwu membawa bantuan bersama Forkopimda dan PT. Vale Indonesia, kita tiba dengan rombongan besar dengan bantuan yang besar,” ujar Budiman saat dikonfirmasi.
Hari ini, kata Bupati, PT. Vale juga membawa beberapa alat beratnya dan ini merupakan bagian dari upaya bagaimana akses bisa terhubung dan arus barang dan jasa bisa cepat sehingga tanggap darurat bisa segera selesai.
“Terima kasih kepada Forkopimda Lutim dan PT. Vale dan seluruh yang terlibat atas upaya bersama dalam rangka aksi kemanusiaan ini, mudah-mudahan kita terhindar dari bala dan bencana,” imbuhnya.
“Terima kasih juga kepada bapak Pj. Bupati Luwu atas kesediaannya menerima kami dengan bapak Kapolres dan Ketua Pengadilan Negeri, mudah-mudahan alat berat ini dimanfaatkan dengan baik, dan akses ke Latimojong bisa segera dilalui agar bantuan juga bisa cepat masuk ke lokasi yang terdampak,” terang Bupati Luwu Timur.
Sementara Pj. Bupati Luwu, H. Muhammad Saleh mengatakan, atas nama pemerintah dan masyarakat Luwu memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, unsur Forkopimda Lutim dan jajaran Pemda Lutim, management PT. Vale, atas bantuan kemanusiaan dan alat beratnya.
“Insha Allah bantuan yang bapak bawa ini sangat bisa membantu kami untuk bisa keluar dari krisis yang terjadi akibat bencana banjir dan longsor,” tuturnya.
“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Luwu dalam proses percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan tanah longsor. Sekali lagi terima kasih bapak Bupati dan jajaran, semoga membawa keberkahan,” tandas Pj. Bupati Luwu.
Kunjungan langsung Bupati dan Forkopimda Lutim ini menjadi bukti nyata dari solidaritas antar daerah dalam menghadapi musibah bencana alam dan menjalin kerjasama untuk membantu sesama dalam situasi darurat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan PT. Vale dapat memberikan manfaat yang nyata bagi korban banjir di Kabupaten Luwu dan membantu memulihkan kondisi mereka pasca-musibah.

Usai menyerahkan bantuan, rombongan Bupati Luwu Timur bertolak menuju lokasi Dapur Umum untuk mengecek sekaligus menyapa warga terdampak banjir yang terletak di Desa Botta, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu. Di lokasi ini, Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty yang juga selaku Bunda PAUD Lutim berkesempatan menghibur dan memberikan motivasi kepada anak-anak korban banjir.
Selain unsur Forkopimda Lutim, tampak hadir Sekda Lutim, H. Bahri Suli dan seluruh jajaran Pemkab Lutim, Pengurus TP PKK Lutim, Ketua DWP Lutim, Hj. Masrah Bahri Suli beserta pengurus, dan para relawan dan donatur. //rhj/ikp-humas/kominfo-sp// Tayo
Lutim, Journalnasional.com– Bupati Luwu Timur, H. Budiman, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Kabupaten Luwu Timur Periode 2023-2028, Jumat (10/05/2024), di Gedung Simpurusiang Malili.
Kegiatan tersebut juga turut dirangkaikan dengan Halal Bi Halal KKMB guna menjalin tali Silaturahmi dan Assitobonengeng (Persaudaraan) antar anggota KKMB Luwu Timur dengan tema “Assiolompolongnge Passiame’ Assiompungeng Lolota Na Toripallebba Deceng Ri Pabbanuangnge” yang berarti Kebersamaan yang Menyatukan Kekerabatan/Kekeluargaan untuk Membentang Kebaikan dalam Wilayah.

Pengurus KKMB Kabupaten Luwu Timur Periode 2023-2028 yang dipimpin oleh Hj. Sufriaty Budiman, dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum KKMB Sulsel, Drs. H. Andi Syahriwijaya, sesuai SK Pengurus Pusat KKMB Provinsi Sulsel Tahun 2023.
Dalam sambutannya, Bupati Budiman mengucapkan selamat kepada para pengurus baru dalam mengemban amanah dan menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi dan integritas sebagai perwakilan masyarakat Bone yang berada di Luwu Timur.
Bupati menyampaikan bahwa, masyarakat Bone di Luwu Timur sejak dahulu hingga saat ini telah berkontribusi secara aktif dalam pencapaian pembangunan di Kabupaten Luwu Timur. Dan tentunya dengan adanya regenerasi pengurus KKMB Luwu Timur yang baru, akan melanjutkan sejarah penting di Bumi Batara Guru kedepan.
“Pengukuhan pengurus KKMB Luwu Timur hari ini juga menjadi bukti keseriusan kita semua dalam menjaga keharmonisan dan keutuhan masyarakat. Keluarga adalah pondasi dari sebuah masyarakat yang kokoh. Ketika keluarga-keluarga di dalamnya saling mendukung dan menguatkan, maka simpul-simpul keharmonisan dan kebersamaan akan tumbuh semakin erat,” bebernya.
Bupati Budiman juga berkomitmen untuk terus mendukung segala upaya yang dilakukan oleh KKMB dalam memajukan kesejahteraan dan keharmonisan budaya di wilayah Bumi Batara Guru.
Selain itu, diharapkan KKMB juga terus ikut berkolaborasi bersama pemerintah kabupaten dalam berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Luwu Timur dan Provinsi Sulawesi Selatan.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak baru, untuk meningkatkan kualitas hubungan antar sesama KKMB khususnya dan masyarakat Luwu Timur pada umumnya, dan terus bersatu padu demi terwujudnya masyarakat yang lebih maju berlandas nilai agama dan budaya,” tandas Budiman.

Pada momen tersebut, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan mobil operasional kepada Ketua Umum KKMB Luwu Timur, Hj. Sufriaty Budiman dan dilanjutkan dengan mendengarkan Hikmah Halal Bi Halal dan Doa Bersama yang dibawakan oleh Ketua FKUB Luwu Timur yang juga merupakan Dewan Pembina KKMB Luwu Timur, Ustadz H. Ardias Barah serta menyaksikan Pentas Tari Padduppa dan Tari Pelangi yang dibawakan oleh siswi SMPN 1 Malili.
Turut hadir Sekretaris DPP KKMB Sulsel, A. Ahmad Agung beserta jajaran, Ketua Panitia Pelaksana, A. Makkarakka, Ketua Umum KKMB Palopo & Luwu Utara, seluruh Pengurus dan anggota KKMB Luwu Timur serta para undangan. /ul/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp/Tayo