Polres Luwu Utara Kerahkan 316 Personel untuk Pengamanan Malam Takbiran dan Sholat Idul Adha 1445 H

Luwu Utara, Journalnasional -Dalam rangka pelaksanaan Pam Malam Takbiran Hari Raya Idul Adha 1445 H dan Sholat Idul Adha, Polres Luwu Utara menugaskan 316 personel dari Polres Luwu Utara dan Polsek jajaran Polres Luwu Utara untuk melakukan pengamanan pada malam takbiran yang jatuh pada hari Senin, 17 Juni 2024, serta sholat Idul Adha yang akan dilaksanakan keesokan harinya.

Dalam kegiatan pengamanan ini, Kapolres Luwu Utara, AKBP Muh Husni Ramli, S.Ik., MH., M.Tr. Opsla melalui Wakapolres AKBP Muh Rifa’i, S.Pd, memberikan arahan kepada seluruh personel saat apel pengecekan. Ia menghimbau agar seluruh personel tetap waspada dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan malam takbiran dan pelaksanaan sholat Idul Adha.

“Dari hasil pemetaan, pelaksanaan malam takbiran ini diperkirakan akan diikuti oleh ribuan warga yang akan berkeliling kota untuk takbir bersama. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin terjadi,” ujar Wakapolres AKBP Muh Rifa’i.

Selain pengamanan malam takbiran, Kapolres Luwu Utara menekankan pentingnya pengamanan pada saat pelaksanaan sholat Idul Adha di berbagai lokasi. “Kami juga menyiapkan personel untuk pengamanan sholat Idul Adha yang akan diadakan di berbagai masjid dan lapangan terbuka. Koordinasi yang baik antara seluruh personel sangatlah penting dalam menjalankan tugas pengamanan ini,” tambahnya.

Pengerahan personel ini meliputi beberapa titik strategis di wilayah Luwu Utara, termasuk tempat-tempat ibadah, jalan-jalan utama, dan pusat keramaian. Personel yang bertugas juga akan dilengkapi dengan peralatan pengamanan yang memadai untuk mengatasi berbagai potensi gangguan.

Dengan kesiapan dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan pelaksanaan malam takbiran dan sholat Idul Adha tahun ini dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya insiden yang mengganggu perayaan Idul Adha. Kapolres Luwu Utara berharap upaya pengamanan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang merayakan. //Mikson// Asril

Jum’at Peduli, Andi Fajar Wela Direktur RS I Lagaligo Bagikan Nasi Box Pada Penunggu Pasien Ruang Rawat Inap

Luwu Timur, Journalnasional.com–Komunitas Tangan Berbudi RSUD I Lagaligo mengadakan kegiatan berbagi berupa makan siang kepada penunggu pasien rawat inap, Jum’at (14/06/2024).

Secara langsung Direktur, dr. Andi Fajar Wela, M.Kes, Sp.PA didampingi struktural dan kepala ruangan memberikan nasi box kepada penunggu pasien ruang rawat inap.

Direktur mengungkapkan untuk program ini kita upayakan senantiasa menyediakan minimal 100 nasi box untuk dibagikan kepada penunggu pasien.

“Yang lebih kita utamakan adalah penunggu pasien yang di rawat di kelas 3 dan untuk jumat kali ini kita membagikan di ruang rawat kls 3 bedah, interna, obgyn dan anak”, terangnya.

  1. “Bagi yang ingin turut serta menjadi donatur jumat berbagi bisa via transfer ke rek 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗦u𝗹𝘀𝗲𝗹𝗯𝗮𝗿 # 0932100000015974 an. HAJAR NUR,S.SI.,Apt” tutup Hajar Nur yang membantu kegiatan jumat berbagi. Lap.Ms// Tayo

Tim Dirjen Perkebunan Kunjungi Kebun Sumber Entris Kakao di Luwu Timur

Lutim, Journalnasional.com– Tim direktorat jenderal perkebunan direktur perbenihan perkebunan mengunjungi kebun entris kakao milik bapak Rahman P. di desa maramba kec wotu kab luwu timur, Rabu (12/06/2024).

Kunjungan ini dimaksudkan untuk melakukan penilaian dalam rangka penetapan kebun sumber benih kakao hasil pelepasan klon BB1 (Buntu Batu 1).

Klon BB1 merupakan klon hasil open polinasi yang merupakan hasil penelitian sejak tahun 2020-2022 oleh peneliti, dan diusul untuk pelepasan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kepada dirjen perkebunan.

Dengan dilepaskannya klon BB1 ini diharapkan dapat menambah klon kakao unggul untuk dapat dikembangkan oleh para pekebun kakao.

Tim penilai terdiri dari pengawas benih tanaman direktorat perbenihan perkebunan, peneliti Puslitkoka Indonesia, UPT BSMBP Sulsel.Rombongan tim dipimpin langsung Ir.Patar Hotma Rotua sebagai ketua kelompok benih tanaman semusim dan tahunan.

Turut mendampingi kadis pertanian dan ketahanan pangan kab luwu timur Amrullah, kabid perkebunan Muhtar dan PPL wibi. /Ikp-humas/kominfo-// Tayo

Tari Kecak Jadi Sorotan Pada Roadshow Kebudayaan Kecamatan Tomoni Timur

Lutim, Journalnasional.com– Ribuan masyarakat memadati Lapangan Batara Guru Kertoraharjo untuk mengikuti Roadshow Kebudayaan hari kesepuluh yang kini dipusatkan di Kecamatan Tomoni Timur, Jumat (07/06/2024).

Di kecamatan ini, berbagai tarian turut menghibur masyarakat seperti Tari dadong rerot yang dipersembahkan oleh para lansia se Kecamatan Tomoni Timur, tari pagellu Toraja, tari pendet, tari sanda oni, tari kreasi sagu tabaro, tari sasambo, tari tumbuk padi, tari gamyong, dan tari saman.

Namun ada satu tarian yang sangat dinantikan masyarakat dan hanya ada di Kecamatan Tomoni Timur, yakni Tari Kecak. Bagaimana tidak, penampilan Tari Kecak ini berhasil menghibur dan memukau penonton, membawa nuansa magis dan keindahan budaya Bali ke tengah-tengah masyarakat Tomoni Timur.

Tari Kecak yang dikenal dengan keunikan irama vokal “cak-cak-cak” dari para penarinya dibawakan oleh Para Pemuda dari STT Jagat Natha Kertoraharjo, Kahyang Tiga, dan Peradah Desa Margomulyo dan merupakan tarian khas Bali yang diciptakan sejak tahun 1930-an dengan mengambil unsur-unsur dari ritual sanghyang dan kisah Ramayana. Tarian ini juga menggambarkan tentang Rama dan Shinta melawan Rahwana.

Penonton yang hadir tampak sangat antusias dan terhibur dengan penampilan Tari Kecak, bahkan Wakil Bupati Luwu Timur, Moch. Akbar A. Leluasa bersama istri, Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman, Sekda Lutim, H. Bahri Suli beserta jajaran Pemkab Lutim pun turut menikmati setiap gerakan-gerakan yang diperlihatkan oleh para Penari Kecak ini.

Adapun yang menjadi sorotan utama pada akhir penampilan tari kecak ini yakni para penari berbondong-bondong mengangkat Wakil Bupati Luwu Timur yang membuat seluruh penonton berteriak dan bertepuk tangan atas aksi ini.

Wabup Akbar mengatakan, kegiatan roadshow kebudayaan ini dilaksanakan sebagai bukti upaya pemerintah daerah untuk mengenalkan beragam kebudayaan dan keunikan masyarakat Luwu Timur yang heterogen yang juga sejalan dengan visi daerah berkelanjutan, lebih maju berlandaskan nilai agama dan budaya.

“Untuk itu, menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari budaya bangsa adalah tugas kita bersama, kita harus bangga dengan kekayaan yang kita miliki dan terus berupaya agar budaya kita tetap hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

“Dengan demikian, tidak hanya menjaga identitas sebagai bangsa tetapi juga memberikan warisan berharga bagi generasi yang akan datang,” tutup akbar.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan juara kepada penampilan deville terbaik desa se kecamatam tomtim dan ditutup dengan tarian dero yang kini menjadi tarian khas penutup roadshow kebudayaan pada kecamatan-kecamatan sebelumnya.

Dengan suksesnya penampilan Tari Kecak, diharapkan semangat untuk melestarikan budaya terus tumbuh di kalangan masyarakat Tomoni Timur. Dan dengan kegiatan seperti ini, identitas budaya yang kaya dan beragam di Indonesia dapat terus dikenal dan dicintai oleh generasi muda, memastikan warisan budaya tetap hidup dan berkembang di masa depan. (mil/ikp-humas/kominfo-sp)// Tayo

Ketua Komisi 1 Faisal Pane S.E Mengomentari dengan keras Kebijakan Wali Kota bekasi masalah Pasar Jati Asih

Bekasi Kota, Journalnasional.com –Diizinkannya PT.Mukti Sarana Abadi (MSA) dalam mengelola Pasar Jatiasih menimbulkan kecurigaan dari sebagian kalangan termasuk anggota DPRD Kota Bekasi ada dugaan back up dari oknum ordal (orang dalam) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Padahal, PT.MSA belum menyelesaikan 13 item yang diatur dalam PKS (Perjanjian Kerjasama) antara Pemkot Bekasi dengan PT.MSA salah satunya pembayaran kompensasi revitalisasi selama 24 bulan senilai lebih dari Rp 2 miliar.
Isu tersebut (ordal di Kemendagri) yang disinyalir  akhirnya membuat Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad terpaksa mengizinkan PT.MSA untuk mengelola pasar Jatiasih.
Menurut Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Faisal mengungkapkan, isu dugaan adanya tekanan dari oknum di Mendagri pernah ditanyakan ke Pj Walikota Bekasi Raden Gani.
“Saya sudah menanyakan isu itu dan dibantah oleh beliau (Pj Walikota).
Bahkan pak Pj walikota meminta saya sebagai Ketua Komisi 1 untuk memberikan rekomendasi audit PT.MSA ke beliau (Pj walikota),”ungkap politisi Partai Golkar ini saat ditemui di kantornya. Rabu (5/6/2024).
Justru, kata Faisal, permintaan Pj Walikota Bekasi untuk membuat rekomendasi audit ke Komisi 1 DPRD Kota Bekasi sangat janggal.”Kan sebenarnya pak Pj walikota bisa langsung mengaudit Pt.MSA tanpa menunggu rekomendasi dari Komisi 1,”kata dia heran.
Faisal meminta Pemkot Bekasi tidak diskriminasi dalam mengurus polemik pasar tradisional.
Yang satu digencet yang satu diberi kelonggaran meski melanggar perjanjian kerjasama.”Harusnya Pemkot Bekasi mengacu dan tegas pada isi PKS.
Jika untuk Pasar Pondok Gede dan Pasar Kranji begitu tegas. Harusnya ke pengelola Pasar Jatiasih juga harus tegas menjalankan isi PKS,” tuturnya.
Pj. Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad hingga kini belum memberi keterangan resmi alasan kuat mengizinkan Pt.MSA untuk mengelola Pasar Jatiasih meski banyak melanggar kesepakatan. ( GEOFFREY . M )// Tayo
Adv / Setwan Kota Bekasi,–

Dibuka Oleh Presiden Jokowi, Pj. Wali Kota Bekasi Hadiri Rakernas Apeksi Ke-XVII

Kota,Balikpapan,Journalnasional.com –Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-XVII yang berpusat di BSSC Dome Kota Balikpapan yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Selasa kemarin , (04/06).
Rakernas XVII Apeksi terdiri dari berbagai kegiatan yang sudah digelar semenjak tanggal 1 Juni yang lalu dan akan ditutup pada 6 Juni mendatang.Setelah mengikuti rangkaian acara di hari sebelumnya, Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad hadir dalam Pembukaan Rakernas Ke-XVII Apeksi bersama Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Lintong Dianto Putro, Kepala BPKAD Sudarsono, Kepala Bappelitbangda Dinar Faizal Badar, serta Kepala Disdagperin Robet Siagian.
Hadir mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang pada kesempatan tersebut juga menjadi Keynote Speaker kepada Wali Kota atau Pj. Wali Kota di seluruh Kota se-Inonesia, serta berkesempatan hadir Panglima TNI Agus Subiyanto.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya persiapan yang matang dalam menghadapi tantangan di mana pada tahun 2045 mendatang 70 persen penduduk Indonesia diprediksi akan tinggal di perkotaan.”Sudah sering saya sampaikan bahwa di tahun 2045, 70 persen penduduk kita ini akan ada di perkotaan.
Kalau dunia di tahun 2050? 80 persen penduduk dunia akan di perkotaan. Apa yang akan terjadi? Beban kota akan menjadi sangat berat,” ujar Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintah ingin menjadikan kota-kota di Indonesia sebagai kota masa depan yang nyaman, layak huni, dan dicintai oleh penduduknya. Di sisi lain, Presiden Jokowi juga menekankan bahwa kota masa depan bukanlah sekadar kota modern dengan gedung pencakar langit yang tinggi, melainkan kota yang ramah terhadap pejalan kaki, penyandang disabilitas, pesepeda, dan lingkungan.
Selain itu, penghijauan kota turut menjadi salah satu fokus utama untuk menciptakan kota yang sejuk dan nyaman.Menanggapi arahan Presiden Joko Widodo, Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad menuturkan bahwa, “menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi kami di Kota Bekasi untuk terus berbenah tata ruang agar terciptanya kota sebagai tempat tinggal yang nyaman dan aman, serta berorientasi masa depan dengan semakin lengkapnya fasilitas pelayanan publik yang lengkap,” ucap Gani Muhamad.
Gani Muhamad pun menambahkan, “cita-cita tersebut juga musti berjalan beriringan dengan  meningkatnya kesejahteraan masyarakat, maka dari itu, merupakan peran kami,
Pemerintah untuk melaksanakan program-program terbaik dengan maksimal serta tentunya merata ke seluruh wilayah, untuk itu perlu peran serta dukungan dari masyarakat, harapannya masyarakat senantiasa mendukung kinerja kami untuk kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.
/) PUT // Tayo
Adv / Humas Kota Bekasi,–