Ketua Dewan Pers Apresiasi Polri atas Dukungan dalam Menjaga Kemerdekaan Pers

Jakarta, Journalnasional.com —  Ketua Dewan Pers, Dr. Ninik Rahayu, menyampaikan apresiasi kepada Polri atas komitmen dan dukungannya dalam menjaga kemerdekaan pers di tengah tantangan besar yang dihadapi industri media.
Hal ini disampaikan dalam acara Rilis Akhir Tahun 2024 di Rupatama Mabes Polri, Selasa (31/12).“Di tengah situasi media yang tidak baik-baik saja, Polri telah memberikan dukungan penuh pada upaya penegakan kode etik jurnalistik sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999,” ujar Dr. Ninik Rahayu.
Ninik mengungkapkan bahwa sepanjang 2023 hingga 2024, dunia media menghadapi tantangan besar, termasuk PHK terhadap lebih dari 1.200 pekerja media akibat peralihan dana iklan ke platform digital dan dampak teknologi kecerdasan buatan. Kondisi ini dinilai turut memengaruhi kemandirian dan kemerdekaan pers.
“Di tengah situasi sulit ini, kerja sama antara Polri dan Dewan Pers berhasil memitigasi berbagai upaya kriminalisasi terhadap jurnalis, termasuk konflik pemberitaan yang sering terjadi,” jelasnya.
Ninik menyoroti keberhasilan MOU antara Polri dan Dewan Pers yang diperbarui pada 2022, yang berperan besar dalam menangani 700 pengaduan kasus pers. Lebih dari 100 ahli dari Dewan Pers bekerja bersama Polri untuk menentukan apakah suatu kasus masuk kategori sengketa pers.
“Kolaborasi ini membuktikan sinergi yang luar biasa, khususnya melalui Kadiv Humas Polri, dalam memastikan transparansi informasi dan perlindungan terhadap jurnalis,” kata Ninik.
Ninik juga mengapresiasi respons cepat Polri dalam menangani berbagai kasus kekerasan terhadap jurnalis, termasuk insiden pembakaran kantor media di Papua baru-baru ini.
Polri segera menurunkan tim forensik untuk mengusut kasus tersebut.“Langkah cepat Polri menunjukkan komitmen yang kuat dalam melindungi jurnalis.
Hal ini memungkinkan insan pers menjalankan tugas mereka dengan aman dan sesuai undang-undang,” ujarnya.
Ninik menyampaikan harapan besar terhadap Direktorat Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta Direktorat Cyber Crime yang baru dibentuk Polri.
Ia berharap kehadiran direktorat ini dapat memperbaiki penanganan kasus, terutama terkait perlindungan identitas korban dan kriminalisasi jurnalis.“Hasil kajian AJI menunjukkan bahwa 87% jurnalis perempuan mengalami kekerasan seksual di ruang siber. Dengan adanya Direktorat Cyber, kami berharap kasus-kasus ini dapat diselesaikan lebih cepat,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Ninik mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama antara Dewan Pers dan Polri, khususnya dalam menjaga profesionalisme media dan melindungi jurnalis dari ancaman kekerasan maupun kriminalisasi.
“Semoga sinergi ini semakin kuat di tahun 2025, sehingga insan pers dapat terus bekerja secara profesional dengan dukungan integritas, transparansi, dan kapasitas yang solid dari Polri,” tutup Ninik. // Tayo

KR Salah Satu Warga RW 04 RT 03 Jalan Dalang, Usul Yudith – +100 Meter

Bekasi, Journalnasional.com –KR dan Beberapa Warga RW 04 Rt 03 usul Saluran kurang Lebih 100 Meter di Wilayah nya. Yakni, Jalan Dalang, Kelurahan Rawalumbu, Belakang RS Udin. Minggu 29 Desember 2024.

Mengingat, Hampir Beberapa Tahun Belakangan ini Wilayahnya Belum Tersentuh Oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Menurut KR Mantan/ Pensiunan dari Pemerintahan Salah  Satu Kelurahan Membenarkan, Wilayah Kalau Musim Hujan Ada Beberapa Titik Tergenang Air. Salah Satu Titik Persis di Depan Bengkel.

“Harapan KR,  Kepada Instansi Terkait Khususnya Dinas PUPR Kota Bekasi di Tahun 2025 Wilayahnya Dapat Perbaikan Saluran. Mudah-mudahan Pemerintah Mengusul untuk di Musrenbangkan. ” Tutur KR Mengakhiri. // Tayo

Siap Cetak Jurnalis dan Penulis Profesional, AR Learning Center Gelar Kursus CIJ dan CPW

AR Learning Center kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak jurnalis dan penulis profesional melalui kursus Certified Indonesian Journalist (CIJ) dan Certified Professional Writer (CPW) yang digelar secara daring menggunakan aplikasi Zoom, Sabtu (28/12/2024) malam.

Acara ini menghadirkan Aditiyas Rahadi sebagai narasumber. Ia menggantikan Mas Andre Hariyanto, Pemimpin Redaksi Suara Utama sekaligus penulis buku Mutiara Hikmah dan pendiri Komunitas Taklim Jurnalistik. Dalam pelatihan tersebut, Aditiyas memberikan paparan mendalam tentang manfaat menulis serta teknik menjadi jurnalis dan penulis yang andal.

Kursus ini diikuti oleh peserta dari berbagai profesi dan latar belakang di seluruh Indonesia. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan jurnalistik dan kepenulisan, tetapi juga sejumlah manfaat tambahan. Peserta akan menerima sertifikat bergengsi yang diakui secara resmi oleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI), e-modul materi yang komprehensif, serta akses ke grup alumni eksklusif untuk memperluas jaringan.

“Kursus ini bertujuan mencetak jurnalis dan penulis yang kompeten, profesional, dan mampu menulis sesuai kaidah jurnalistik, baik di media online maupun sosial,” ujar Aditiyas Rahadi. Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat membantu peserta membangun jaringan kerja sama dengan media untuk pengembangan karier.

Dalam sesi pelatihan, Aditiyas Rahadi menekankan pentingnya kebiasaan menulis sebagai kunci utama dalam mengasah keterampilan.

“Tulis saja dan teruslah menulis. Jika ada kesalahan, biarkan masyarakat yang mengoreksi. Kadang, tulisan kita bisa menjadi multitafsir bagi pembaca. Hal ini dipengaruhi oleh faktor kultur dan geografis yang berbeda di Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, ia mendorong peserta untuk memperkaya literasi melalui membaca, termasuk memanfaatkan buku elektronik (e-book) yang kini semakin mudah diakses. Dengan kebiasaan menulis dan membaca yang konsisten, Aditiyas optimistis tulisan peserta suatu saat dapat dimuat di berbagai platform, mulai dari media cetak, citizen journalism, hingga media sosial.

Dengan pelatihan seperti ini, AR Learning Center membuktikan dedikasinya dalam mendorong lahirnya jurnalis dan penulis profesional yang siap berkontribusi bagi dunia literasi dan jurnalistik di Indonesia. #yul@lutim

 

Gerakan Luwu Timur Sedekah Jumat Tetap Konsisten, 20 Paket Sembako Disalurkan di Lakawali

Luwu  Timur, Journalnasional.com –Komunitas Gerakan Luwu Timur Sedekah Jum’at terus konsisten menjalankan rutinitasnya. Pekan ini, yang bertepatan hari Jumat terakhir di tahun 2024, Giat dilaksanakan di Desa Lakawali, Kecamatan Malili.

Paket sedekah Jumat yang di salurkan ini seperti biasanya berupa beras, telur, mie instan, gula, sarden, minyak, teh dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.

Ada dua puluh (20) paket yang disalurkan kepada warga yang kurang mampu di desa tersebut.

Penyaluran paket yang dilaksanakan langsung ke rumah warga kurang mampu ini, dipimpin oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, H. Bahri Suli, Jumat (28/12/2024).

H. Bahri Suli saat menyerahkan bantuan sembako tersebut menyampaikan kepada penerima manfaat bahwa paket ini merupakan sumbangsih dari para pegawai dilingkup Sekretariat Daerah yang setiap pekan di hari Jumat disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Alhamdulillah, pada Jumat akhir di tahun ini kami masih diberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan rutin kami yakni bersedekah sembako kepada warga yang membutuhkan,” ucap H. Bahri Suli.

Sementara warga yang menerima bantuan paket sembako merasa senang dan mengucap syukur. Merekapun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang di berikan.

“Terima kasih atas bantuannya bapak ibu. Semoga bapak ibu selalu dilancarkan rejeki, diberi kesehatan dan dipanjangkan umurnya. Aamiin,” ucap Boniah (47) salah satu penerima sembako tersebut.

Sebagai Informasi, Gerakan Luwu Timur Jumat Sedekah ini telah berjalan sejak pertengahan Agustus 2021 dan sampai hari ini masih terus berlanjut. /op/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp/ Tayo

Proyek Peng-Aspalan Jalan RW 14 Narogong Langgar Spek di Aspal Ulang

Bekasi kota,  Journalnasional.com- Proyek Pengaspalan Oleh  CV Gajah Mada Satya di Rw 14 Tertanggal 22 Desember Naroggong Dugaan Langgar Spek, dan Pada Tanggal 25 Desember Di Aspal Ulang.

Investigasi Media Online Journalnasional.com di Lokasi Kegiatan Proyek Pengaspalan yang dilaksanakan oleh CV Gajah Mada Satya Kencana Dengan Nilai Proyek 274. 807. 873,00 di Duga Langgar Spek.

Pelanggaran nya dimulai Plang Nama yg pada Selesai Pekerjaan Pengaspalan, Baru Di Pasang.

Dan Selanjutnya Pekerjaan Pengaspalan yang Amburadul.  Berikut Bukti Video di Lapangan ya di Di Duga Lari Dari Spek

Kini, Proyek Pengaspalan Tersebut Pada Tanggal 25 Desember Sudah  Di Perbaiki Pengaspalan Ulang.

Kata, PPTK Bernama PAK Riduan Ketika Di Wawancarai langsung Dan Via WA Oleh Media Journalnasional.com

Bahkan, PPTK Menegur Pelaksana Langsung Yang Untuk Mengerjakan Proyek Pengaspalan Ulang di Rw 14 Narogong. //Tayo

Pj. Wali Kota Bekasi Ajak Seluruh Masyarakat Menjadi Pengawas Ciptakan Pemerintahan Tanpa Korupsi

Journalnasional.com, Kota Bekasi – Pada tanggal sembilan desember telah ditetapkan sebagai hari anti korupsi sedunia, oleh karenanya, Inspektorat Kota Bekasi bersama KPK RI gelar acara sosialisasi anti korupsi yang diselenggarakan di Ball Room Lantai 10 Hotel Santika, Rabu (0912/2024).Acara tersebut melibatkan seluruh FORKOPIMDA, Pj. Wali Kota Bekasi, Dandim 0507/Bekasi, Perwakilan Kapolres Metro Bekasi Kota, Perwakilan Kejari, dan seluruh Perwakilan OPD Kota Bekasi, turut serta menghadiri Sosialisasi HAKORDIA 2024.
Bertajuk _Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju_  , Direktur Sosialisasi Kampanye Anti Korupsi KPK RI Amir Arif dengan penuh semangat mengkampanyekan materi tentang pentingnya penerapan anti korupsi dimulai dari level keluarga.”Penerapan anti korupsi bukan hanya kita yang ada diruang lingkup Pemerintahan saja, melainkan betapa pentingnya edukasi tentang anti korupsi dimulai dari level keluarga, orang rumah harus kritis apabila ada barang baru dan wajib kritis dari mana sumbernya, dengan begitu edukasi tentang anti korupsi bisa terimplementasi dengan baik,” ujar Amir arif.
Selain itu Amir Arif juga menyampaikan dua point penting dalam mengimplementasikan perilaku anti korupsi, “Ada dua point penting yang harus dijalani secara komit, yang pertama menjaga integritas tidak bisa sendiri melainkan didukung bersama dan didukung oleh sistem yang dapat mencegah tindak korupsi, yang kedua tidak bisa dilakukan sekali, atau sekedar seremonial saja. harus sering di recall, di reminder berkali-kali,” Pungkas Amir Arif.
Sejalan dengan sosialisasi Direktur Kampanye Anti Korupsi KPK RI, Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad menyampaikan bahwa Prilaku Korupsi merupakan penyakit kangker sosial.”Korupsi bukan hanya sekedar pelanggaran hukum, melainkan merupakan penyakit kangker sosial yang merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Pj. Wali Kota Bekasi.
Gani juga menghimbau kepada ASN dan Masyarakat untuk berperan serta dalam melakukan pengawasan jalannya roda Pemerintahan yang baik.”Ada langkah-langkah strategis yang harus kita terapkan bersama dalam upaya membrantas Korupsi, yang pertama penguatan sistem Pemerintah yang bersih dan transparan, siapapun bisa turut mengawasi, yang kedua sinergisitas tiga pilar itko, bpk dan kpk melakukan pengawasan ketat dan yang terakhir edukasi pembentukan karakter anti korupsi secara intens diruang lingkup Pemerintah Kota Bekasi,” Pungkas Gani Muhamad. //HMS// Tabah Yosep// Yericho MM