Gladi Kotor di Monas, Bupati dan wabup Lutim Terpilih Tunjukan Ke-Kompakan

Lutim, Journalnasional.com- Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur Terpilih 2025-2030, Ir. H. Irwan Bachri Syam dan Hj. Puspawati Husler, mengikuti Gladi Kotor jelang pelantikan kepala daerah yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 20 Februari 2025.

Gladi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI tersebut dilaksanakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (18/02/2025).

Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur terpilih di pintu masuk barat Monas sekitar pukul 07.00 WIB, memperlihatkan kekompakan keduanya. Mereka tampak berjalan berdampingan menuju tenda gladi dengan penuh keakraban.

Dalam gladi kotor tersebut, sebanyak 481 kepala daerah terpilih mendapatkan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Latihan PBB ini bertujuan untuk menanamkan disiplin, kekompakan, serta rasa tanggung jawab kepada para peserta sebelum menjalani prosesi pelantikan resmi.

Usai pelatihan PBB, dilanjutkan dengan latihan berjalan untuk memastikan seluruh kepala daerah terpilih mampu berjalan dengan kompak dan teratur menuju lokasi pelantikan di Istana Kepresidenan.

Suasana gladi kotor sesekali diwarnai gelak tawa para kepala daerah ketika terjadi ketidaksinkronan gerakan saat latihan PBB berlangsung. Hal ini menciptakan suasana yang cair di tengah keseriusan persiapan pelantikan.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama ibu Puspa telah mengikuti gladi kotor,” kata Irwan Bahcri Syam didampingi Hj. Puspawati usai mengikuti acara.

Agenda ini, lanjutnya, merupakan schedule yang ditetapkan oleh Kemendagri RI yang dimulai pukul 7 sampai pukul 10.

“Insha Allah besok pagi kami akan mengikuti gladi bersih dan di tanggal 20 nanti merupakan hari pelantikan,” tuturnya.

Ditanya soal persiapan mengikuti pelantikan, Bupati Luwu Timur terpilih ini mengaku tidak ada persiapan khusus sama sekali.

“Persiapan khusus tidak ada, cuman menjadi kesyukuran kita dan menjadi kebanggaan juga karena baru kali ini Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil dilantik oleh Presiden RI di Istana Kepresidenan,” terang Irwan Bachri Syam.

Dengan selesainya tahapan gladi kotor ini, Ir. H. Irwan Bachri Syam dan Hj. Puspawati Husler kembali ke hotel untuk beristrahat persiapan mengikuti Gladi Bersih Rabu 19 Februari 2025.

Sebagai informasi, sehari sebelumnya, Senin (17/02/2025), Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur terpilih bersama kepala daerah lainnya telah menjalani tes kesehatan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menariknya, pada kesempatan tersebut, Ir. H. Irwan Bachri Syam dan Hj. Puspawati Husler secara kebetulan tiba bersamaan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terpilih, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi. // Tayo

Sumber :

 

(rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Walikota Bekasi Gani Muhammad : Cap Gomeh di Kota Bekasi 2025 Sebagai Kota Tolerans Ke 2 Di Indonesia

 

Journalnasional.com – Masih dalam suasana Tahun Baru Imlek 2576/2025, Yayasan Pancaran Tri Dharma selaku pengurus Klenteng Hok Lay Kiong bersama para warga sekitar menggelar perayaan Cap Go Meh dimana Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad hadir untuk ikut meriahkan perayaan tersebut, Selasa (12/02).
Cap Go Meh Kota Bekasi 2025 diisi dengan pawai yang melibatkan sebanyak 800 peserta dimana perayaan ini sempat setahun ditiadakan, dan kembalinya di tahun ini menandakan euphoria meriahnya Cap Go Meh bisa dirasakan oleh segenap warga Kota Bekasi.
Pawai yang diisi dengan pertunjukkan Naga, Barongsai, Atraksi Liong dan Tatung, Ondel-Ondel, Defile Paskibra, Kirab Band dari Kodim /0507 Bekasi, serta berbagai pertunjukan Seni dan Budaya Tionghoa lainnya dilakukan dengan memutari area sekitar Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur yang dimulai dari Klenteng Hok Lay Kiong melalui Jl. Mayor Oking, Jl. Agus Salim, Jl. Ir. H. Juanda, Jl. Perjuangan, lalu kembali dan finish di Klenteng Hok Lay Kiong.
Perayaan Cap Go Meh menjadi sebuah momentum toleransi dan keberagaman yang nyata terlihat dimana semua warga dari berbagai suku, ras, dan agama yang berbeda berkumpul di tempat yang sama dan semua yang hadir terlihat senang menyaksikan aneka pertunjukkan Seni dan Budaya yang sudah lama tidak digelar.
‘Gelaran Cap Go Meh merupakan sebuah momentum spesial dan sangat ditunggu-tunggu oleh kita semua warga Kota Bekasi, hari ini semua berkumpul di sini untuk bersama meriahkan dan menikmati bermacam pertunjukkan, sehingga menjadi sebuah bukti nyata bahwa Kota Bekasi adalah Kota Toleran, dengan tidak membeda-bedakan, dan saling menghargai satu sama lain,” ujar Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad saat sambutannya.
Selain sebagai wujud nyata toleransi, perayaan Cap Go Meh juga dianggap mampu membangkitkan sektor Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi dengan mempersembahkan Klenteng Hok Lay Kiong sebagai Cagar Budaya dan kearifan lokal warga Tionghoa sekitarnya yang masih menjunjung tinggi kebudayaan para leluhurnya.”Cap Go Meh memiliki daya tarik untuk membangkitkan sektor Pariwisata dan Kebudayaan, karena kita memiliki cagar budaya kebanggaan, yakni Klenteng Hok Lay Kiong yang sampai saat ini masih dirawat dan digunakan apalagi didukung dengan peran serta warga sekitar yang aktif melestarikan kebudayaan lokal, sehingga dapat menarik perhatian para wisatawan untuk berkunjung,” tambah Gani Muhamad.
Terakhir, Gani Muhamad pun menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung dan mewujudkan perayaan Cap Go Meh yang meriah dan aman.
“Rasa bangga tiada tara saya ucapkan kepada Yayasan Pancaran Tridharma selaku panitia Cap Go Meh Kota Bekasi 2025 yang berhasil menggelar kemeriahan untuk warga Kota Bekasi dan juga terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dengan baik demi mengamankan dan menertibkan jalannya pawai Cap Go Meh,” pungkas Gani Muhamad.// Tayo

RKPD 2026 Mulai Disusun, Staf Ahli Bupati Buka Musrenbang Kecamatan Towuti

Lutim, Journalnasional.com  Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Andi Juanna Fachruddin, mewakili Bupati Luwu Timur, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Towuti.

Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Towuti, Senin (10/02/2025) ini, bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 dengan mengusung tema “Konsolidasi Pembangunan Manusia, Ekonomi, dan Sosial dalam Mendukung Kesejahteraan Masyarakat.”

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Andi Juanna, ia menekankan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan tahapan strategis dalam penyusunan RKPD 2026.

“Proses ini menjadi wadah untuk menjaring usulan prioritas dari masyarakat di tingkat desa dan kelurahan guna menentukan arah pembangunan daerah satu tahun ke depan,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan, jumlah usulan yang telah masuk melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang diinput oleh admin desa sebanyak 1.049 usulan. Setelah melalui proses verifikasi oleh Mitra Bappeda pada tahapan verifikasi kecamatan, jumlah usulan yang lolos sebanyak 773 usulan.

“Tentunya, pada tahapan selanjutnya, kecamatan akan melakukan verifikasi lebih lanjut untuk meneruskan usulan tersebut ke tahap verifikasi perangkat daerah,” ujarnya.

Terakhir, Andi Juanna menegaskan bahwa Musrenbang ini tidak hanya menjadi mekanisme perencanaan, tetapi juga mencerminkan konsistensi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan menyukseskan visi-misi Bupati terpilih demi kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.

Sementara itu, Sekretaris Camat Towuti, Ramlah menyampaikan bahwa, sebelum Musrenbang ini, telah dilaksanakan pra-Musrenbang di aula Kecamatan Towuti. Dalam kegiatan tersebut, 16 desa hadir dan masing-masing mengajukan lima usulan prioritas di lima bidang.

“Setelah kami verifikasi, terdapat 58 usulan dari 16 desa. Selain itu, ada tambahan 8 usulan dari Desa Baruga yang nantinya akan dibantu untuk melihat usulan yang telah diverifikasi oleh Kasi PMD. Jadi, total usulan saat ini mencapai 63 usulan dari 17 desa,” jelasnya.

Ramlah berharap agar semua usulan prioritas yang telah dibahas dalam pra-Musrenbang mendapat dukungan penuh dari anggota DPRD dan para kepala desa untuk dikawal hingga terealisasi.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan rancangan awal RKPD Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 yang disampaikan oleh Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah, Dr. Syaifullah. Selain itu, pihak manajemen PT. Vale Indonesia turut memberikan arahan terkait peran perusahaan dalam mendukung pembangunan di Kecamatan Towuti.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, beberapa anggota DPRD, Kepala Dinas Perikanan, Alimuddin Nasir, perwakilan OPD, para kepala desa, anggota BPD, fasilitator desa, perwakilan LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keterwakilan perempuan dan Forum Anak.// Tayo

Sumber:

 

 

(rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

KPU Kota Bekasi Menetapkan Pasangan Tri Adhianto Dan Abdul Harris Bobihoe Sebagai Walikota Dan Wakil Walikota Terpilih Periode (2025-2030)

Bekasi, Journalnasional.com. –KPU Kota Bekasi menetapkan pasangan calon Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe sebagai Walikota dan Wakil Walikota terpilih untuk periode (2025-2030) dengan perolehan suara sebanyak 459.430 suara atau 47,05%.
Ketua KPU Daerah Kota Bekasi Ali Syaifa dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat pleno ini merupakan bagian dari tahapan resmi dalam proses Pemilu, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.KPU Kota Bekasi melakukan Penetapan Paslon Tri Adhianto -Harris Bobihoe sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilu Umum (PHPU) Pilkada Kota Bekasi 2024 yang diajukan kubu pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Heri Koswara-Sholihin.
Tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi yang berkontestasi di Pilkada 2024 kemarin semuanya hadir di acara Rapat Pleno Terbuka Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih pada Pilkada 2024 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi yang digelar di Harris Hotel, Summarecon Bekasi, Kamis malam (06/2/2025).
Acara juga dihadiri Pj. Walikota Bekasi, R.Gani Muhammad dan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda),Ketua DPRD Kota Bekasi, H. Sardi Effendi, Setda Kota Bekasi, H. Junaedi, ketua-ketua partai pengusung dan Pejabat Pemerintah Kota Bekasi serta tokoh ulama dan masyarakat.
Dalam sambutannya pasangan nomor
urut 1 (Heri Koswara-H. Sholihin), pasangan nomor
urut 2 (Uu Saiful Mikdar-Nurul Sumarheni) dan pasangan nomor
urut 3 (H.Tri Adhianto- Abdul Harris Bobihoe) saling memberikan apresiasi atas suksesnya Pilkada Kota Bekasi dan mengucapkan selamat atas ditetapkannya Tri Adhianto dan Harris Bobihoe sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bekasi.
Kedua Paslon nomor urut 01 dan 02 siap ikut mendukung dan berkontribusi dalam membangun Kota Bekasi dan mensejahterakan warganya lebih baik lagi.
Kedua Paslon nomor urut 01 dan 02 menerima secara lapang dada atas keputusan Mahkamah Konstitusi dan KPU Kota Bekasi yang sudah menetapkan Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Paslon nomor urut 03 sebagai Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi periode 2025-2030.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam upaya menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah di Kota Bekasi.“Khususnya kepada masyarakat Kota Bekasi yang sudah menggunakan hak suaranya,.
 ‘katanya.Sementara itu, Pj. Walikota Bekasi dalam sambutannya mengatakan akan mengawal prosesnya hingga pelantikan Walikota dan Wakil Walikota pada 20 Februari nanti. “Sampai semuanya selesai,” katanya.
Ali Syaifa menambahkan bahwa pihaknya akan melaksanakann dua tahapan.“Tentu sebagaimana setelah KPU Kota Bekasi memiliki dasar Pilkada serentak 2024, yang pertama KPU Kota Bekasi melakukan penetapan kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi terpilih yang kami lakukan pada hari ini,” ucap Ali Syaifa.
“Kemudian yang kedua kita akan melanjutkan usulan pengesahan, pengangkatan, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, pada Pilkada serentak 2024 kepada DPRD Kota Bekasi yang akan kami laksanakan pada esok hari (Jumat 7 Februari 2025),” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Tri Adhianto mengucapkan rasa syukur dan juga berterimakasih kepada masyarakat yang telah memilih dirinya. Ia juga berpesan bahwa. Kontestasi Pilkada sudah selesai dan mengajak seluruh masyarakat untuk membangun Kota Bekasi yang keren.
“Hari ini, kontestasi telah usai, tidak ada lagi nomor satu, dua, atau tiga. Yang ada hanya satu kepentingan besar membangun Kota Bekasi yang lebih baik untuk kita semua Ini adalah kemenangan bagi harapan akan kota yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera. Sekarang, saatnya kita bekerja, saatnya kita bersatu kembali, meninggalkan perbedaan, dan bergerak bersama untuk membangun Kota Bekasi yang kita cintai,” ujar Tri Adhianto.
Dengan ditetapkannya pasangan calon terpilih, tahapan selanjutnya adalah pelantikan yang akan dijadwalkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni 20 Februari 2025.// Tayo
Sumber:
 ( A . Ugama )
Red : GM ,.SBN .

Polri Bongkar Tambang Timah Ilegal di Bekasi, Kerugian Negara Capai Rp10 Miliar

Jakarta, Journalnasional.com  –Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pertambangan mineral dan batubara ilegal yang beroperasi di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dari pengungkapan ini, polisi menyita ratusan batang balok timah dan menetapkan dua tersangka, salah satunya warga negara asing (WNA).
Kasus ini terbongkar setelah tim penyidik Ditpolair Korpolairud menerima informasi adanya aktivitas pengiriman pasir timah dari Bangka Belitung menuju Tanjung Priok, Jakarta.
Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa barang tersebut tidak berhenti di Jakarta, melainkan dikirim ke sebuah gudang tertutup di Jalan Lurah Namat, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.
“Gudang ini telah beroperasi sejak tahun 2023. Kami mendapati aktivitas ilegal berupa pengolahan dan pemurnian pasir timah menjadi balok timah, yang kemudian dijual tanpa izin,” ungkap Kasubdit Gakkum Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Pol. Donny Charles Go, dalam konferensi pers,
Pada Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan dari Subdit Gakkum dan Subdit Intelair bergerak menuju lokasi dan berhasil masuk setelah berkomunikasi dengan penjaga gudang.
Polisi menemukan alat-alat produksi, balok timah siap jual, serta para pekerja yang sedang melakukan proses peleburan timah.Dalam operasi ini, polisi mengamankan 207 batang balok timah dengan berat total sekitar 5,81 ton, dua toples berisi pasir timah, alat XRF untuk mengukur kadar logam, cetakan timah, perangkat CCTV, surat jalan, serta tiga unit telepon genggam milik para tersangka.
Sebanyak delapan orang yang berada di lokasi langsung diamankan ke Mako Ditpolair Korpolairud untuk diperiksa lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni :
1. MJ – Warga Negara Asing, kepala operasional gudang sekaligus pemodal utama usaha produksi balok timah.
2. AF – Warga Negara Indonesia, direktur CV. Galena Alam Raya Utama, perusahaan yang menaungi kegiatan ilegal tersebut.
Sementara itu, tujuh pekerja lainnya berstatus sebagai saksi karena mereka hanya bekerja berdasarkan gaji bulanan sebesar Rp5 juta dari tersangka MJ.
Berdasarkan hasil penyelidikan, aktivitas ilegal ini telah berjalan lima kali produksi sejak 2023 hingga Januari 2025, dengan empat kali pengiriman balok timah ke luar negeri, diduga ke Korea Selatan.
“Jika dihitung dari lima kali produksi, potensi kerugian negara akibat aktivitas ilegal ini mencapai sekitar Rp10,038 miliar,” jelas Kombes Pol. Donny Charles Go.Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri masih melakukan pendalaman terkait pihak-pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini, termasuk sumber pasir timah yang berasal dari Bangka Belitung.
“Identitas pengirim dari Bangka Belitung sudah kami kantongi, dan saat ini kami sedang memburu pelaku lainnya.
Kami yakin ini bukan kasus tunggal, masih ada jaringan lain yang beroperasi,” tambah Donny.
Polisi juga tengah mendalami kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan pengungkapan 2 ton timah ilegal di Bangka Belitung baru-baru ini.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 161 jo Pasal 35 ayat (3) huruf c dan g, Pasal 104, atau Pasal 105 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
“Mereka terancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda hingga Rp100 miliar,” pungkas Kombes Pol. Donny Charles Go.
Saat ini, polisi terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perdagangan timah ilegal ini. // Tayo
Sumber :
( Ka. Biro Jabodetabek : Ryo SH )
           Red : GM ,. SBN.

Pemkab Luwu Timur Serahkan Tanah Hibah untuk Pembangunan Fasilitas Kantor Polres Lutim

Lutim, Journalnasional.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyerahkan hibah tanah untuk penambahan lahan pembangunan fasilitas kantor Polres Luwu Timur yang baru.

Hibah tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Budiman, kepada Kapolres Luwu Timur, AKBP. Zulkarnain, yang berlangsung di Mapolres Lutim yang baru, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kamis (06/02/2025).

Acara penyerahan ini turut disaksikan oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, S.H., S.I.K, M.H., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Luwu Timur, Bupati Luwu Timur terpilih 2025-2030, Ir. H. Irwan Bachri Syam, serta jajaran Pemda Lutim.

Lahan hibah yang berlokasi di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, memiliki luas 12.535 meter persegi ini, akan dimanfaatkan untuk pengembangan fasilitas Polres Luwu Timur guna meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Yudhiawan mengapresiasi langkah Pemkab Luwu Timur dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana kepolisian.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang sekarang maupun Bupati terpilih yang nantinya akan melanjutkan.

“Kita sudah mendapatkan hibah dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dengan kantor polisi yang begitu megah untuk tingkat Polres di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Lanjut Kapolda menyampaikan, untuk tanah di lokasi yang lama, ada saran dari Bupati Luwu Timur untuk rencana Rumah sakit Bhayangkara.

“Intinya adalah, rumah sakit untuk melayani masyarakat sekitarnya, bukan hanya untuk polisi, sama seperti halnya yang dilakukan di Makassar,” pungkas Irjen Pol. Yudhiawan.

Bupati Luwu Timur, H. Budiman, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, hibah tanah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tugas dan fungsi kepolisian.

“Kami berharap dengan adanya tambahan lahan ini, Polres Luwu Timur dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini,” jelas Budiman.

Selain acara penyerahan hibah tanah, Kapolda Sulsel bersama unsur Forkopimda Lutim juga menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dengan memberikan bantuan kepada para purnawirawan, serta melakukan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. // Tayo

Sumber:

 

 

rhj/ikp-humas/kominfo