Penulis: admin
Kasus Dugaan Korupsi Bansos di Morut Semakin Serius, APH Harus Usut Tuntas
PALU, Journalnasional.com- Ada apa dengan bantuan sosial (Bansos) Covid -19 tahun 2020 di Kabupaten Morowali Utara? Gegara bansos covid -19, nama mantan Ketua DPRD Morowali Utara, MAA, ikut terseret.
Yang lebih heboh lagi, mantan Ketua DPRD Morowali Utara kini dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah.
MAA dilaporkan oleh dua organisasi antikorupsi ke Kejati Sulteng pada Senin, 23 Juni 2025.
Kedua lembaga antikorupsi yang melapor yaitu, Aliansi Anti Korupsi dan Peduli Pembangunan Morowali Utara (ARAK – P2MU) dan Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Sulteng.
Ketua kedua lembaga antikorupsi korupsi tersebut terlihat mendatangi kantor Kejati Sulteng di Jalan Sam Ratulangi Palu, pada Senin sore.
Ketua ARAK – P2MU, Burhanudin Hamzah menyerahkan sejumlah dokumen ke Kejati Sulteng di bagian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang bertugas melayani laporan yang masuk ke Kejati.
Sementara Ketua LPPNRI Sulteng, Harsono Bereki, juga hadir sore itu. Ia mendesak Kejati Sulteng segera memanggil sejumlah pihak terkait, terutama mantan ketua DPRD Morowali Utara.
Pandemi covid-19 berapa tahun lalu, ternyata menyisakan permasalahan serius di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Ada dugaan korupsi dalam pengelolaan dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 tahun anggaran 2020 di Kabupaten Morowali Utara yang dikelola Dinas Sosial di kabupaten itu.
Dan kasus ini, diduga melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara.
Proses pengadaan sembako dilakukan oleh mitra yang ditunjuk oleh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial. Setiap kecamatan menunjuk beberapa kios yang memiliki badan usaha untuk melakukan pengadaan paket bansos.
Namun kenyataan yang terjadi di lapangan ada dugaan manipulasi. Kios Megaria, yang dimiliki oleh mantan Ketua DPRD Morowali Utara, menjadi satu-satunya kios yang mengelola semua sembako bansos di empat kecamatan di Morut.
Sementara kios-kios lainnya hanya menjadi alat nama dan legalitas semata, termasuk buku rekening pemilik kios untuk pembuatan/surat perintah kerja dan pertanggungjawaban.
Terkait laporan di Kejati Sulteng, sejumlah bukti kontrak kerja hingga video rekaman saat proses penyaluran Bansos saat distribusi di depan kios milik mantan ketua DPRD Morowali Utara, ikut menjadi bukti yang diserahkan ke kejaksaan.
“Kami mendesak pihak Kejaksaan Tinggi Sulteng, segera memeriksa mantan ketua DPRD Morut atas dugaan korupsi dana Bansos Covid. Penegak hukum tidak boleh tinggal diam,” tegas Harsono Bereki sore itu di kantor Kejati Sulteng. // Lukmansyah
Kapolri Hadiri Perayaan Ulang Tahun ke-100 Ny. Meriyati Hoegeng, Simbol Kesetiaan dan Keteladanan
Depok, Journalnasional.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menghadiri secara langsung perayaan ulang tahun ke-100 Nyonya Meriyati Hoegeng di kediamannya, kawasan Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat, Senin (23/6/2025). Acara penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri dan pengurus Bhayangkari.
Dengan mengusung tema “Langkah Setia Pengabdian”, perayaan ini menjadi momen istimewa yang diwarnai tayangan selayang pandang perjalanan hidup Ny. Meriyati, sosok istri mendiang Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, yang dikenal luas sebagai figur teladan dalam integritas dan kesederhanaan.
Kapolri dalam kesempatan tersebut juga menerima buku edisi khusus memperingati 100 tahun usia Ny. Meriyati, dan melakukan interaksi hangat serta penuh hormat dengan beliau sebagai bentuk penghargaan atas keteladanan yang ditunjukkan selama mendampingi sang suami dalam pengabdian kepada bangsa.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyebut kehadiran Kapolri merupakan simbol penghormatan institusi Polri kepada nilai-nilai keteladanan, kesetiaan, dan pengabdian yang ditunjukkan oleh Ny. Meriyati.
“Ny. Meriyati Hoegeng adalah figur inspiratif di balik sosok besar Jenderal Hoegeng. Kesetiaan, kesederhanaan, dan keteguhan beliau menjadi panutan, tidak hanya bagi keluarga besar Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.
Ia menambahkan, nilai-nilai luhur yang tercermin dalam kehidupan Ny. Meriyati menjadi pengingat akan pentingnya dukungan keluarga dalam tugas pengabdian anggota Polri.
“Perayaan ini bukan hanya bentuk penghormatan atas usia yang panjang, tetapi juga apresiasi atas peran luar biasa seorang istri anggota Polri dalam menguatkan semangat pengabdian,” tutupnya.
Suasana perayaan berlangsung hangat, penuh rasa syukur dan doa, menjadi momen penting dalam menguatkan nilai kekeluargaan dan penghormatan antargenerasi di lingkungan Polri. // Tayo
Sumber: Medipenahukum.com
Mini Lokakarya Stunting, Wabup Puspawati Dorong Keterlibatan Aktif Kecamatan dan Desa
Lutim, Journalnasional.com- Wakil Bupati Luwu Timur, Sekaligus Ketua TPPS, Hj. Puspawati Husler, secara resmi membuka kegiatan Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Luwu Timur Tahun 2025, yang digelar di Aula Kantor Camat Malili, Senin (23/06/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengawal, mengevaluasi, dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting serta pendampingan keluarga di tingkat kecamatan dan desa.
Lokakarya ini juga menjadi forum penting untuk membangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menegaskan pentingnya peran strategis pemerintah kecamatan dan desa yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.
“Pemerintah kecamatan dan desa sebagai garda terdepan dapat mengenal langsung kondisi keluarga berisiko stunting, tahu desa mana yang masih membutuhkan perhatian khusus, serta memiliki jejaring hingga tingkat dusun dan rumah tangga,” tegas Wabup Puspawati.
Menurutnya, upaya pengawalan penurunan stunting harus dimulai sejak dini, dimulai dari calon pengantin, ibu hamil, hingga anak yang baru lahir.
Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan data stunting, serta pelibatan tokoh agama dan masyarakat dalam proses edukasi dan pendampingan.
“Anak-anak adalah harapan dan penerus kita. Mari kita kawal bersama agar mereka tumbuh sehat dan menjadi aset berharga di masa depan,” ujarnya.
Melalui pertemuan ini, Wabup Puspawati juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam intervensi stunting sampai kepada sasaran utama, yakni ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting, memperkuat peran kader, Posyandu, dan PKK dalam edukasi dan pemantauan gizi serta mendorong keterlibatan aktif pemerintah desa.
Sementara, Plt. Kepala DP2KB Lutim, Nursih Hariani menyampaikan pentingnya fokus dan koordinasi dalam penanganan stunting di Kecamatan Malili.
“Hari ini kita akan berdiskusi bersama untuk mencari tahu mengapa stunting masih terjadi, dan bagaimana penanganannya. Ke depan, pendamping keluarga, PKB/PLKB, dan tenaga kesehatan harus lebih fokus agar stunting bisa dicegah dan angka kasusnya menurun,” ungkap Nursih.
Secara khusus, Nursih mengingatkan Ketua TPPS Kecamatan Malili agar menjadwalkan rapat koordinasi secara rutin, sebagai bentuk komitmen dan langkah berkelanjutan dalam upaya penanggulangan stunting.
“Dengan semangat gotong royong, kita optimistis angka stunting di Luwu Timur dapat terus ditekan,” tandas Nursih.
Sebagai informasi, pertemuan ini dilanjutkan dengan sesi Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Malili, yang dipandu langsung oleh Kabid Keluarga Berencana DP2KB Luwu Timur, Suliati.
Turut Hadir, Dinas Kesehatan, Kasi Pemerintahan Kec Malili, Danramil, Kapolsek, Ketua TP PKK Desa, Kepala Puskesmas, Tim Pendamping Keluarga (TPK), PKB / PLKB Kecamatan Malili serta Dinas P2KB dan jajaran. // Tayo Sumber:
(asn/ikp-humas/kominfo-sp
Gubernur Jabar Pimpin Rakor di Purwakarta, Bahas Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Strategis
Petani Desa Lera Curhat Soal Alsintan, Bupati Irwan : Segera Buat Proposal
Lutim, Journalnasional.com- Puluhan warga yang tergabung dalam keluarga besar Maserempulu (Maspul) di Desa Lera, Kecamatan Wotu, begitu antusias dan gembira menyambut kedatangan Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, Kamis (19/06/25).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur ini dalam rangka menghadiri syukuran panen yang digelar masyarakat petani di desa tersebut.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan itu, selain menjadi syukuran dan silaturahim juga menjadi kesempatan bagi masyarakat sekitar memberikan pertanyaan dan keluh kesahnya langsung kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Bupati.
Meskipun dalam kesempatan yang singkat, Syarifuddin, warga setempat sekaligus Ketua Panita acara Perayaan Syukuran Panen memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan langsung kebutuhan mendesak para petani di desanya.
Salah satu kebutuhan petani di desanya yang disampaikan yakni masih minimnya alat mesin pertanian (alsintan) berupa Rotavator dan Hand Traktor.
“Usulan ini merupakan aspirasi masyarakat tani kami, yang sangat berharap dukungan alsintan berupa Rotavator dan Handtraktor untuk menunjang produktivitas pertanian,” ungkap Syarifuddin.

Menanggapi permintaan tersebut, Bupati langsung menyanggupi dan akan segera merealisasikan kebutuhan para petani tersebut dalam waktu dekat ini.
Bantuan ini, kata Bupati, merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendukung petani dan mempercepat pembangunan di sektor pertanian.
“Segera buat proposal apa yang menjadi kebutuhan para petani di desa ini dan perhadapkan langsung kepada saya,” tegas Bupati Irwan.
Bupati juga menegaskan, hal-hal yang bersifat mendesak dan menyangkut kebutuhan pokok petani akan diupayakan secara optimal.
Menutup sambutannya, didepan masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut, Bupati kembali menegaskan bahwa program Tiga Kartu Sakti akan dimulai diuji coba tahun ini.
“Implementasi uji coba diproyeksikan akan segera dimulai dalam tahun ini, sebagai langkah awal untuk memastikan efektivitas program sebelum diterapkan secara penuh,” pungkas Bupati. // Tayo.
Sumber:
(op/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp
